Rabu, 30 Okt 2019 12:49 WIB

Cara Mabuk Paling Konyol dan Beracun, Pakai Aibon Hingga Air Rebusan Pembalut

Michelle Natasya - detikHealth
Air rebusan pembalut sempat viral untuk mabuk-mabukan, ahli ingatkan bahayanya (Foto: iStock) Air rebusan pembalut sempat viral untuk mabuk-mabukan, ahli ingatkan bahayanya (Foto: iStock)
Jakarta - Lem aibon sedang jadi perbincangan netizen lantaran masuk dalam rencana anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta tahun 2020 dengan biaya pengadaan sebesar Rp 82 miliar. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI mengaku ada kesalahan ketik saat menginput anggaran ke situs.

Fungsi asli lem aibon adalah sebagai lem perekat serbaguna. Namun, penggunaannya seringkali disalahgunakan untuk mendapatkan efek 'high' atau mabuk. Fenomena 'ngelem' yaitu dengan menghirup uap atau bau dari lem memiliki efek yang mirip dengan orang yang mabuk alkohol atau menggunakan narkoba yaitu halusinasi.

Menghirup uap lem sangat berbahaya, sebab pada kadar tertentu bisa menyebabkan kematian mendadak. Efek ngelem juga bisa menyerang susunan saraf otak sehingga bisa menyebabkan kecanduan dan kerusakan.



Fenomena ngelem penyalahgunaan lem aibon bukan satu-satunya cara konyol dan mematikan dalam mendapatkan efek mabuk. Terdapat bahan-bahan tak lazim dan berbahaya lainnya yang disalahgunakan untuk mabuk, sebagai berikut:

1. Pengencer cat atau thinner

Pengencer cat atau thinner mengandung zat kimia toluena. Zat ini berbau harum seperti benzena dan bersifat memabukkan. Toluena adalah zat kimia yang digunakan secara luas sebagai pelarut dalam bidang industri.

2. Obat-obat resep

Tablet PCC adalah tablet yang mengandung paracetamol, cafein, dan carisoprodol. Carisoprodol dalam PCC adalah obat keras yang hanya bisa dikonsumsi dengan resep dokter. Obat ini berfungsi membantu otot rileks dan mengurangi rasa sakit. Bahkan obat batuk yang dijual bebas juga kerap disalahgunakan untuk mabuk.

Bahayanya? Pada dasarnya, setiap obat adalah racun yang kalau dikonsumsi sesuai dosis bisa memberi efek menyebuhkan penyakit. Tentu saja dengan efek samping yang menyertai. Nah jika dikonsumsi tidak sesuai indikasi, maka berisiko memicu kerusakan pada hati dan organ tubuh lainnya.

3. Air rebusan pembalut

Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan temuan air rebusan pembalut yang digunakan untuk mabuk. Berbagai zat dalam air rebusan pembalut berisiko membahayakan kesehatan mulai dari ginjal, hati, otak, dan yang lainnya. Bahkan, jika ada zat yang bersifat karsinogenik bisa berisiko menyebabkan kanker.



Simak Video "Cara Natasha Rizky Lindungi Keluarga dari Polusi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)