Jumat, 08 Nov 2019 13:36 WIB

Mengenal OOKP, Operasi Mata yang Disebut-sebut dalam Kasus Novel Baswedan

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: Novel Baswedan (Matius Alfons/detikcom) Foto: Novel Baswedan (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Di media sosial viral video dengan narasi yang menyebut kondisi mata kiri Novel Baswedan tampak baik seolah-olah tidak seperti disiram air keras. Novel memberikan penjelasan bahwa video tersebut diambil sebelum dirinya menjalani operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP).

"Ini video diambil sekitar bulan April/Juli 2017. Saat itu belum dilakukan operasi OOKP pada mata kiri," kata Novel dalam keterangan tertulis yang disampaikan tim kuasa hukumnya.

Apa itu OOKP? Dikutip dari British Dental Jurnal 2013, OOKP kadang disebut juga sebagai operasi pasang 'gigi di mata'. OOKP pertama kali dideskripsikan oleh Professor Benedetto Strampelli dari Roma tahun 1963 sebagai cara untuk membuat struktur pendukung lensa buatan dengan menggunakan gigi pasien sendiri.


"OOKP adalah bentuk operasi kornea buatan yang unik untuk mengembalikan penglihatan pada pasien dengan masalah kebutaan parah tidak bisa ditangani dengan metode transplantasi kornea atau lainnya," tulis dokter dalam jurnal seperti dikutip pada Jumat (8/11/2019).

Menurut laporan operasi OOKP hingga saat ini masih menjadi teknik yang sulit dilakukan dan membutuhkan keahlian khusus. Hal ini diakui oleh ahli kesehatan mata dr Zeiras Eka Djamal, SpM, dari Jakarta Eye Center (JEC).

"Itu tekniknya sangat spesialistik," kata dr Zeiras.



Simak Video "Pertama di Dunia! Robot Berhasil Operasi 12 Mata Pasien"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)