Jumat, 08 Nov 2019 17:12 WIB

Selain Prof Dr Sardjito, 3 Dokter Ini Juga Jadi Pahlawan Nasional

Rosmha Widiyani - detikHealth
Foto Prof Dr Sardjito, salah satu dokter yang menjadi Pahlawan Nasional. Foto: Usman Hadi/detikcom Foto Prof Dr Sardjito, salah satu dokter yang menjadi Pahlawan Nasional. Foto: Usman Hadi/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo memberi gelar Pahlawan Nasional pada sejumlah tokoh siang ini, Jumat (8/11/2019). Salah satunya adalah Prof Dr Sardjito yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII).

Sebelum Prof Dr Sardjito, sedikitnya ada 3 Pahlawan Nasional yang ternyata seorang dokter. Berikut keterangan lebih lanjut.


1. Tjipto Mangoenkoesoemo

Bagi masyarakat Indonesia, nama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) tentu tak asing lagi. Rumah sakit rujukan nasional tersebut diambil dari nama seorang Pahlawan Nasional dr Tjipto Mangoenkoesoemo. Sosok kelahiran 4 Maret 1886 tersebut menerima gelarnya pada tahun 2018.

Seperti diberitakan detikcom, dr Tjipto Mangoenkoesoemo merupakan putera sulung dari 12 bersaudara. Dr Tjipto yang merupakan seorang pejuang kemerdekaan, sempat ikut mengatasi wabah penyakit pes di Malang pada tahun 1926.

2. Wahidin Sudirohusodo

Nama dr Wahidin Sudirohusodo identik dengan momen Kebangkitan Nasional yang diperingati tiap 20 Mei. Seperti diberitakan detikcom, Wahidin lahir pada tahun 1852 di Desa Mlati, Yogyakarta. Dia lulus sebagai dokter Jawa pada usia muda dan sempat menjadi asisten dosen di Sekolah Dokter Jawa atau School Tot Opleiding Van Inlandshe Artsen (STOVIA).

3. Soetomo

Soetoemo yang lulus dari STOVIA lahir pada 30 Juli 1888 di Jawa Timur dengan nama Subroto. Seperti diberitakan detikcom, Soetomo mendirikan Budi Utomo bersama M Suradji, Muhammad Saleh, M Suwarno, M Gunawan, RM Gumbreg, Suwarno, dan R Angka. Budi Utomo selanjutnya dikenal sebagai organisasi pergerakan nasional yang berperan dalam lahirnya Sumpah Pemuda.

Aktivitas di bidang politik tak menghentikan kesibukannya sebagai dokter, meski harus keliling ke banyak kota.



Simak Video "Kata Dokter Jiwa soal Ramai 'Keluhan' Pasca Nonton Joker"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)