Rabu, 13 Nov 2019 13:25 WIB

Faktor Risiko Serangan Jantung, Djaduk Disebut Kecapekan Sebelum Meninggal

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Seniman Djaduk Ferianto (Foto: Pradito Rida Pertana/ detikHOT) Seniman Djaduk Ferianto (Foto: Pradito Rida Pertana/ detikHOT)
Jakarta - Seniman serbabisa Djaduk Ferianto meninggal karena serangan jantung. Sebelum wafat pada Rabu (13/11) dini hari pukul 02.30 WIB, ia mengeluh kesemutan di bagian dada hingga tubuhnya tidak menunjukkan respons lagi.

Melihat itu, keluarganya langsung memanggil ambulans dan tim medis untuk memeriksa keadaan Djaduk. Keponakannya, Suci Senanti mengatakan, tim medis mengecek tubuh Djaduk dan menduganya mengalami serangan jantung.

"(Hasil pemeriksaan medis) Gejalanya adalah tanda-tanda serangan jantung. Dugaannya karena kecapekan dan mungkin karena serangan jantung itu," imbuh Suci pada detikcom saat ditemui di rumah duka.



Kondisi tubuh yang kecapekan bisa memicu serangan jantung. Kondisi ini terjadi akibat berkurangnya energi karena aktivitas yang berlebihan, kurang tidur, khawatir, kebosanan, dan lainnya. Keadaan seperti ini bisa memicu terjadinya berbagai macam penyakit kronis seperti gangguan pencernaan, gangguan sistem jantung serta penurunan daya tahan tubuh.

Dikutip dari Medicinenet, saat mengalami kecapekan, tubuh akan bernapas lebih cepat dan dalam untuk memasok oksigen lebih banyak. Ini dapat mempengaruhi kerja jantung yang semakin berat. Selain itu, dapat terjadi kram otot dan jantung yang bisa membuat seseorang terkena serangan jantung.

Serangan jantung juga disebut dengan myocardial infraction. Itu adalah kematian otot yang mendadak karena ada halangan pada arteri koroner, akibat adanya pembekuan atau penyumbatan darah. Karena penyumbatan ini, darah dan oksigen akan diambil dari otot jantung dan mengalami cedera.

Saat tubuh mulai terasa lelah, segera istirahat untuk memulihkan kembali kondisi tubuh. Selain itu, hindari pola hidup yang bisa memperberat kerja jantung, seperti merokok, mengkonsumsi kopi, dan tidur yang cukup.



Simak Video "RSUD Banjar Layani Penyakit Jantung Peserta BPJS Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)