Selasa, 19 Nov 2019 10:40 WIB

Profesi Unik Gaji Ratusan Juta: Relawan Tidur, Pengisap Ganja Profesional

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi ganja. (Foto: Thinkstock) Ilustrasi ganja. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Kalau bosan dengan pekerjaan yang hanya duduk di kantor selama 8 jam sehari, pekerjaan unik ini mungkin cocok untukmu. Tidak main-main, gajinya bisa mencapai ratusan juta rupiah!

Mulai dari pengisap ganja, dibayar untuk tidur dan menangis, sampai bekerja hanya untuk makan. Tapi sebelum melamar pekerjaannya, kamu harus memenuhi beberapa persyaratan.

Berikut berbagai pekerjaan unik bergaji tinggi dikutip detikcom dari berbagai sumber.


1. Pengisap ganja bergaji Rp 500 juta

Ganja masih menjadi tumbuhan yang kontroversional. Banyak yang menganggap ganja terlarang karena ketakutan untuk disalahgunakan namun tak sedikit negara yang sudah mulai melegalkan contohnya Thailand, Kanada dan Amerika Serikat.

Tak heran di negara tersebut terdapat profesi yang khusus menangani soal ganja. Bahkan situs AmericanMarijuana.org yang juga sering membahas seputar ganja medis, sedang mencari penguji ganja profesional.

Bayaran yang diperoleh pun cukup fantastis, berkisar Rp 42 juta sampai Rp 500 juta. Meski demikian, profesi ini tak hanya sekadar mengisap ganja. Penguji juga harus memiliki pengetahuan yang banyak soal ganja.

"Tawaran ini 100% nyata dan ini pekerjaan serius lebih dari sekedar dibayar untuk menghisap ganja. Bila Anda berpikir hanya itu saja pekerjaan yang akan Anda lakukan, maka kemungkinan tawaran ini bukan untuk Anda," tulis iklan lowongan tersebut.

2. Tidur-tiduran dibayar Rp 227 juta

Kalau punya hobi tidur, pekerjaan ini cocok buatmu. Nggak main-main, perusahaan rela menggaji Rp 227 juta untuk tidur!

Eits tapi kamu harus memenuhi beberapa persyaratan untuk menjadi kandidat. Seperti memiliki indeks massa tubuh 22-27, rutin olahraga, tidak memiliki alergi makanan, dan yang pasti bukan perokok.

Tujuan percobaan ini adalah untuk mengetahui efek jangka panjang kondisi tanpa bobot seperti yang dialami astronot di ruang angkasa. Akan dilihat pula efek pemberian kombinasi suplemen antioksidan dan obat anti-inflamasi pada tubuh.

Dikutip dari situs resmi Medes, studi ini membutuhkan waktu total 88 hari. Jadi 14 hari pertama merupakan persiapan, dilanjutkan 60 hari aktivitas di tempat tidur, dan 14 hari terakhir adalah pemulihan.

3. Dibayar untuk makan enak

Pecinta makanan terutama makanan berlemak akan iri dengan pekerjaan yang satu ini. Bagaimana tidak, dalam seminggu relawan hanya diminta makan burger, pizza, dan camilan. Selain itu mereka juga tidak boleh melakukan aktivitas fisik yang berat.

Pekerjaan ini dilakukan untuk penelitian tentang dampak obesitas di Temple University, Philadelphia. Relawan akan diminta makan gratis sebanyak 6.200 kalori per hari atau setara dengan 4 kali kebutuhan kalori orang dewasa.

Para ilmuwan sebenarnya ingin melihat dampak obesitas terhadap resistensi insulin, sebuah gangguan yang berhubungan dengan diabetes mellitus tipe 2. Teori yang dipercaya selama ini menyebut, kegemukan bisa membuat insulin tidak bekerja sehingga gula menumpuk di darah.

4. Menangis dibayar Rp 8 juta perhari

Pekerjaan ini juga disebut pelayat profesional. Makin keras suara tangisnya, makin besar pula bayarannya. Pekerjaan ini telah diterapkan di beberapa negara seperti Ghana, Mesir, dan negara Asia lain seperti India dan Jepang.

Tak tanggung-tanggung, seorang pelayat bisa mendapat upah 600 dolar sehari atau setara dengan Rp 8 juta. Pekerjaan ini tercipta karena melihat beberapa orang sepertinya tidak bisa menangis saat pemakaman dan hal tersebut dianggap tidak sopan.

"Kalau kamu tidak menangis di acara pemakaman, leluhur akan marah dan mengganggu hidupmu," kata seorang pelayat profesional di Ghana, mengutip CNN.



Simak Video "Buka Lowongan! Penguji Ganja Profesional Dibayar Rp 500 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)