Rabu, 20 Nov 2019 11:30 WIB

Iuran Naik, BPJS Kesehatan Permudah Peserta yang Ingin Turun Kelas

Widiya Wiyanti - detikHealth
Karena iuran BPJS Kesehatan naik, banyak peserta yang turun kelas. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Mulai Januari 2020 mendatang, iuran BPJS Kesehatan akan naik. Salah satu dampak dari kenaikan iuran ini salah satunya adanya perpindahan kelas pada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Misalnya dari kelas I ke kelas II atau dari kelas II ke kelas III.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan tengah mengumpulkan data-data berapa banyak peserta JKN yang sudah turun kelas dan menghitung perkiraan jumlahnya.

"Kami tidak mau menduga-duga berapa peserta JKN-KIS yang turun kelas. Karena itu kami meminta deputi kami melakukan spot sampling ke berbagai kantor cabang untuk menghitung berapa banyak peserta JKN-KIS yang turun kelas," ujarnya di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).



Ditambahkan oleh Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko Dr Mundiharno, MSi, BPJS Kesehatan tengah menghitung angka elastisitas permintaan terhadap kenaikan iuran. Maka akan diketahui berapa persen perkiraan peserta yang akan pindah kelas.

Yang terpenting, Mundiharno menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak akan mempersulit peserta JKN yang ingin turun kelas.

"Dari sisi pelayanan kita sudah sepakat memang kita membuka dan mempermudah kalau ada peserta yang mau melakukan pindah kelas. Sehingga masyarakat punya pilihan terhadap kenaikan iuran ini," pungkasnya.



Simak Video "Banyak Jalan Menuju Sehat Hanya Dari Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)