Jumat, 22 Nov 2019 11:26 WIB

Ahli Jiwa Sarankan Setop Sebar Video Youtuber yang Tendang Kakek Sendiri

Firdaus Anwar - detikHealth
Iyus bersama kakeknya, Wasidi (65) saat momen Lebaran tahun lalu. (Foto: Akun YouTube Iyus Sinting) Iyus bersama kakeknya, Wasidi (65) saat momen Lebaran tahun lalu. (Foto: Akun YouTube Iyus Sinting)
Jakarta - Youtuber Iyus Sinting diperika polisi setelah videonya menendang kakek sendiri viral di media sosial. Ahli kesehatan jiwa menyayangkan hal tersebut karena sebetulnya itu adalah konten negatif yang bisa berdampak buruk.

dr Andri, SpKJ, dari RS Omni Alam Sutera menjelaskan konten negatif kekerasan seharusnya tidak disebarluaskan. Cukup jadi konsumsi diri sendiri.


"Sebenarnya video ini juga harusnya tidak sampai viral. Jangan menyebarkan konten-konten negatif seperti ini karena tidak baik buat perkembangan jiwa," kata dr Andri saat dihubungi detikcom, Jumat (22/11/2019).

"Pesan saya apabila ada video-video seperti itu jangan diviralkan. Udahlah enggak usah dikonsumsi terlalu banyak orang. Cukup buat diri sendiri apalagi hal yang disebarkannya kurang baik," lanjut pria pemilik kanal Youtube Andri Psikosomatik ini.

Iyus mengaku kini menyesal telah menganiaya kakek. Menurutnya ia lepas kendali emosi karena memang sedang dilanda banyak masalah.

"Langsung nyesel saya, bertahun-tahun ikut Mbah, kok saya main tangan, nyesel saya," ucapnya.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pria Sulit Lakukan 'Chair Challenge' yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)