Senin, 25 Nov 2019 22:36 WIB

Setelah Sulli Kini Goo Hara, Kenapa Perempuan Rentan Depresi?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Goo Hara dan Sulli (Foto: Instagram) Goo Hara dan Sulli (Foto: Instagram)
Jakarta - Bintang Kpop, Goo Hara ditemukan meninggal di kediamannya pada Minggu (24/11), pukul 18.00 waktu Korea Selatan. Sebelumnya, ia dikabarkan pernah mengalami depresi, hingga sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan membakar batubara pada bulan Mei lalu.

Selain Goo Hara, Choi Jin-ri atau dikenal dengan Sulli juga ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada bulan Oktober lalu. Mantan grup idol f(x) ini diduga tewas karena bunuh diri. Semasa hidupnya, Sulli juga diketahui mengalami depresi.

Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kejiwaan Indonesia (PDSKJI), dr Diah Setia Utami, SpKJ, MARS mengatakan, perempuan memang lebih rentan mengalami depresi. Ini disebabkan karena perempuan lebih emosional dan memori jangka panjang untuk mengingat sesuatu sangat kuat.

"Perempuan itu lebih banyak menggunakan otak bagian kanan yang memori jangka panjangnya sangat kuat. Selain itu, perempuan juga lebih emosional dalam menghadapi sesuatu, jadi lebih mudah juga untuk 'baperan'," jelas dr Dian pada detikcom, Jumat (22/11/2019).



Menurut dr Dian, baper yang terlalu sering juga menjadi tanda awal dari depresi. Dalam mengatasinya, setiap orang memiliki cara yang berbeda. Namun, ia menyarankan kaum perempuan harus sudah mulai mencoba untuk mengatasi masalah pola pikir yang seimbang.

"Saya cuma pesan, untuk para perempuan mulai saat ini coba hadapi masalah jangan hanya menggunakan perasaan atau emosi. Coba mulai seimbangkan dengan pola pikir secara logika," katanya.

Selain itu, dr Diah mengingatkan para perempuan juga untuk waspada jika muncul gejala depresi yang mirip dengan premenstrual syndrome (PMS).

"Ini yang harus selalu diingat, jika kamu merasa mulai membatasi diri dengan lingkungan, malas diajak main sama teman, mudah merasa down dan ini berjalan hingga lebih dari 2 minggu, itu bukan lagi karena PMS tapi gejala depresi. Segera konsultasi ke ahli kejiwaan, misalnya psikolog atau psikiater agar tidak berlanjut lagi," ujar dr Dian.



Simak Video "Kenali Gejala Depresi yang Dialami Sulli dan Taeyeon SNSD"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)