Selasa, 26 Nov 2019 07:30 WIB

Flu Vs Pilek, Apa Sih Bedanya? Sama-sama Bikin Tumbang

Nurul Khotimah - detikHealth
Ilustrasi flu. Foto: iStock
Jakarta - Menjelang musim hujan seperti saat ini, flu dan pilek banyak menyerang. Keduanya sama sekali berbeda walau kadang ada yang mengatakan flu ketika sedang pilek, demikian pula sebaliknya.

Yang pasti, flu dan pilek sama-sama bikin badang tumbang. Kadang sampai harus bolos kerja atau sekolah. Keluhannya pun sama, bikin meriang dan kadang-kadang disertai hidung meler.

Lalu apa bedanya? Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof dr Cissy B. Kartasasmita, SpA(K), MSc, PhD, mengatakan masing-masing punya penyebab yang berbeda. Flu yang sesungguhnya disebabkan oleh infeksi virus influenza, sedangkan pilek dalam pengertian sehari-hari terkadang adalah sebutan untuk common cold atau salesma yang dipicu oleh bakteri.

Virus influenza, menurut Prof Cissy, lebih kuat dibanding bakteri penyebab pilek. Bahkan hingga kini, tidak ada obat yang secara spesifik ditujukan untuk mengatasi infeksi virus.

"Kita lebih menekankan ke prevention (pencegahan). Karena kalau kita sudah sakit paling dikasih obat yang hanya untuk panas, agar jangan terlalu lama (panasnya). Tapi tidak ada obat yang membunuh virus secara langsung," kata dr Cissy kepada detikcom, Senin (25/11/2019).



Menurut Prof Dr dr Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM - Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, influenza merupakan penyakit jangka panjang. Ketika mengalami panas tinggi biasanya bisa sampai seminggu. Kalau selesma atau pilek tiga hari saja panasnya akan turun.

"Kemudian merasa nyeri, pegal-pegal atau sakitnya makin berasa, atau nanti bisa ke dokter nanti dokter curiga. Oh ini bukan flu biasa, ini bukan common cold, bukan selesma, tapi ini influenza," tambahnya.

Gejala umum yang sering disalah artikan adalah bersin, pilek, dan sakit tenggorokan. Pada penderita common cold ini akan terasa sakit dan sering. Karena ada infeksi bakteri di dalamnya. Tapi pada influenza terjadi juga namun tidak sering dan umumnya tidak terasa sakit.

Dalam jangka panjang, common cold bisa menyebabkan komplikasi pada sinus atau infeksi telinga. Sementara influenza dapat menyebabkan pneumonia, gagal ginjal, gagal hati bahkan mengancam jiwa.



Simak Video "Seperti Flu Tahunan, Corona Diprediksi Bakal Jadi Endemik "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)