Selasa, 26 Nov 2019 16:44 WIB

Alasan Sesungguhnya Flu Tak Sembuh Hanya dengan Kerokan

Nurul Khotimah - detikHealth
Kerokan memang bikin badan terasa lebih enak, tapi bukan untuk menyembuhkan serangan flu (Foto: iStock)
Jakarta - Terapi tradisional yang masih sering dilakukan oleh berbagai kalangan adalah kerokan. Banyak orang yang merasakan efek seusai kerokan tubuh menjadi lebih ringan. Penyakit yang sering dikaitkan dengan kerokan adalah flu dan masuk angin. Namun pada dasarnya flu atau influenza tidak dapat disembuhkan dengan kerokan.

Influenza disebabkan oleh virus yang hingga kini belum ada obat yang dapat menyembuhkannya. Adapun cara yang dinilai efektif adalah dengan vaksinasi influenza. Selain itu, obat yang ada saat ini hanya mengurangi sakit pada gejalanya saja. Mengenai pengobatan flu dengan metode kerokan dianggap kurang tepat.

Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof dr Cissy B Kartasasmita, SpA(K), MSc, PhD, mengatakan terapi kerokan tidak ada dalam ilmu kedokteran. Bahkan ada beberapa orang yang tidak setuju jika terlalu sering karena dapat merusak lapisan kulit.

"Virus tidak bisa diobati dengan kerokan. Mungkin gejalanya bisa dianggap membaik pada orang-orang yang terbiasa kerokan," kata Prof Cissy saat dihubungi detikcom, Selasa (26/11/2019).



Meski demikian ada kemungkinan dengan kerokan dapat meredakan gejala pada influenza yaitu pegal-pegal. Karena salah satu manfaat kerokan adalah memperbaiki aliran darah pada tubuh. Dengan begitu rasa pegal pada tubuh akan sedikit berkurang.

"Jadi dengan kerokan itu si pembuluh darahnya itu akan lebih terbuka, (terjadi) dilatasi gitu," pungkasnya.



Simak Video "Kementan Tingkatkan Kewaspadaan Virus Flu Babi G4 di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)