Jumat, 29 Nov 2019 17:57 WIB

Kemenkes Canangkan UNS Solo Jadi Kampus Sehat

Bayu Ardi Isnanto - detikHealth
Rektor UNS Jamal Wiwoho dan Dirjen Pencegahan dan Pengendali Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikHealth)
Jakarta - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dicanangkan sebagai kampus sehat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). UNS merupakan kampus sehat keempat di Indonesia setelah Universitas Indonesia, Universitas Andalas Padang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Pencanangan dilakukan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendali Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono bersama Rektor UNS, Jamal Wiwoho di halaman Gedung dr Prakoso UNS, Jumat (29/11/2019).

"Dari 4.600 lebih perguruan negeri dan swasta di Indonesia, ada empat perguruan tinggi yang dicanangkan sebagai kampus sehat. UNS adalah kampus keempat," kata Jamal.

Sebagai kampus sehat, UNS memiliki enam program yang disingkat CERDIK. Yakni Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin Aktivitas Fisik, Diet yang seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres.

"Utamanya pimpinan dan senat, serta calon pimpinan UNS harus lolos cek kesehatan. Masalah rokok, saya berharap sekali di lingkungan UNS tidak ada lagi asap rokok, apalagi di kantor," katanya.



Mendukung program 'Rajin aktivitas fisik', rektor dalam kesempatan itu juga meluncurkan senam Goyang Semar. Ratusan civitas akademika kampus mengikuti senam massal buatan Fakultas Keolahragaan UNS itu.

Sementara itu, Dirjen Kemenkes Anung Sugihantono juga mengatakan masyarakat di kampus sehat harus dapat mengelola stres. Apalagi di era serba cepat ini memungkinkan seseorang mengalami stres.

"Salah satunya dengan kesenian, tadi juga ada Goyang Semar. Meski itu bagian dari aktivitas fisik, juga mengurangi stres," ujar Anung.

Selain itu, kampus diharapkan bisa menyediakan makanan yang sehat. Misalnya, kantin harus banyak menjual makanan rebus dan buah-buahan. Sedangkan dari Fakultas Pertanian diharapkan bisa mengembangkan makanan sehat.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sesaat. Selain empat kampus, sebenarnya sudah banyak yang menginisiasi, tidak pakai pencanangan. Kita bergerak bersama mengembangkan kampus ideal," pungkasnya.



Simak Video "Bersiteguh Vape Aman, Vaper Ramai-ramai Pamer Rontgen Dada"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)