Rabu, 04 Des 2019 16:59 WIB

Kemenkes Sebut Perilaku Office Boy Picu KLB Hepatitis A di SMPN 20 Depok

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Perilaku office boy dalam menyiapkan jajanan disebut sebagai sumber KLB hepatitis A di Depok (Foto: ts) Perilaku office boy dalam menyiapkan jajanan disebut sebagai sumber KLB hepatitis A di Depok (Foto: ts)
Jakarta - Kementerian Kesehatan telah melakukan investigasi soal Kejadian Luar Biasa (KLB) hepatitis A di Depok. Hingga saat ini, sudah ada 262 kasus yang teridentifikasi, dan 171 di antaranya telah positif terinfeksi hepatitis A.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian penyakit Kementerian Kesehatan, dr Anung Sugihantono, MKes mengatakan bahwa setelah dilakukannya investigasi dan penyelidikan, penyebab KLB hepatitis A ini adalah seorang petugas kebersihan atau office boy (OB) di SMPN 20 Depok.

"Kalau hasil investigasi yang ada, dari OB ini sebenarnya ya karena dia perilakunya. Jadi perilaku dia menyiapkan jajanan yang dimakan untuk anak-anak di kantinnya itu yang kurang baik," ungkap dr Anung di Gedung Adyatma Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).



"Dia mengakui itu, cuci tangannya tidak benar dan bahan-bahan yang disajikan pun tidak dicuci dengan benar. Ini lebih pada perilaku," lanjutnya.

dr Anung menjelaskan bahwa OB yang menjadi penyebar virus hepatitis A ini terjangkit di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, Kemenkes telah menyurati Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk mewaspadai masyarakat yang bergejala hepatitis A, seperti mual, muntah, mata dan tubuh kuning.

Dari 262 kasus yang teridentifikasi, sebanyak 228 orang berasal dari lingkungan sekolah yang mayoritas merupakan siswa, 31 orang warga sekitar, 5 orang dari Pesantren Petik, 3 orang dari keluarga siswa. Hingga kini belum terdapat laporan meninggal akibat KLB hepatitis A Ini.



Simak Video "Awal Mula Hepatitis A di Depok yang Jangkiti Ratusan Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)