Minggu, 08 Des 2019 08:00 WIB

Kenapa Pengidap Autoimun Tak Boleh Sembarangan Divaksin?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ilustrasi pemberian vaksinasi. (Foto: Grandyos Zafna/detikHealth)
Jakarta - Penyakit autoimun membuat sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh pengidapnya sendiri. Hal ini memunculkan pertanyaan apakah vaksinasi aman diberikan pada pengidap autoimun.

Penyakit autoimun sendiri merupakan suatu kondisi sistem imun atau kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi dari penyakit, tetapi malah menyerang tubuh itu sendiri. Menanggapi hal ini ahli penyakit dalam, Prof Dr dr Iris Rengganis, SpPD-KAI, menuturkan, vaksinasi tidak bisa menyembuhkan seseorang dari autoimun.

"Justru kalau autoimun itu enggak bisa divaksinasi. Karena ujung dari vaksinasi adalah terbentuknya antibodi. Pada orang autoimun, antibodinya error (rusak) malah menyerang tubuh sendiri. Jadi kalau dirangsang membentuk antibodi tapi malah menyerang tubuh sendiri kan bahaya, autoimunnya jadi kambuh," kata Prof Iris saat ditemui detikcom, pada Sabtu (7/12/2019).


Prof Iris menekankan, jika ingin divaksinasi, maka perlu dicek terbelih dahulu orang tersebut sedang terkena autoimun atau tidak.

"Makanya kita lihat-lihat dulu, orang yang autoimun itu boleh vaksin atau ngga. Misalnya mau umroh atau haji kita lihat dulu. Kalau sedang aktif yang enggak boleh vaksin, karena memicu (potensi autoimun)," tambah Prof Iris.

Meskipun penggunaan vaksinasi memang baik untuk tubuh, tetapi untuk pengidap autoimun, penggunaannya tidak dianjurkan karena bisa memperburuk sistem kekebalan tubuhnya.



Simak Video "Lebih Dekat dengan Komunitas Autoimun Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)