Minggu, 08 Des 2019 12:15 WIB

Marak Jasa Permak Mr P, Haji Royani 'Mak Irot': Buat Apa Besar Tapi Lembek?

Syahdan Alamsyah - detikHealth
Jasa permak Mr P ala Mak Irot masih punya peminat (Foto: Syahdan Alamsyah/detikHealth)
Sukabumi - Haji Royani, seorang terapis alat vital pria mengaku kerap kedatangan tamu yang menginginkan alat vital miliknya dipermak lebih besar. Namun, soal itu murid sekaligus putra dari Mak Irot itu sering memberikan wejangan atau nasihat kepada para tamunya yang keburu nafsu ingin memperbesar alat vitalnya.

Kedatangan detikcom pada Minggu (8/12/2019) berbarengan dengan kedatangan seorang pria yang juga bertamu ke kediaman Royani di Kampung Cigadog, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok. Sebelum mengeluhkan kondisinya Royani lebih dulu memegang pergelangan tangan pria tersebut.

"Nah ini bagus, sudah cukup hanya memang agak lembek. Nafsunya besar tapi belum apa-apa sudah lembek," ungkap Royani kepada pria tersebut seraya tersenyum.

Pria itu tersentak kaget, ia membenarkan kondisi yang dialaminya. Kepada detikcom, pria yang mengaku tinggal di Sukabumi itu mengaku sengaja datang untuk memeriksa kondisi kesehatan alat vitalnya.

"Saya enggak malu, soalnya ini kan pengobatan tradisional. Datang untuk memeriksa kesehatan, sekedar ngecek-ngecek bukan untuk memperpanjang atau memperbesar. Toh untuk kebahagiaan istri di rumah juga," ungkap pria berinisial D itu kepada detikcom, ia tak keberatan saat Detikcom mengambil gambar saat kondisinya dideteksi oleh Haji Royani.



Didampingi putranya Asep Monas, Royani membenarkan kalau selama ini banyak yang datang kemudian langsung bernafsu memilih replika ukuran alat vital yang diinginkan. Padahal menurut Royani, besar saja tidak cukup harus disertai dengan perkasa.

"Besar kalau lembek gimana? Tegang iya, tapi lembek. Makanya saya selalu memeriksa kondisi dulu dibarengi dengan keluhan, ada yang datang karena sperma encer, ada yang datang karena impoten jadi harus disesuaikan nanti herbal yang diberikan juga sesuai pemijatan juga sesuai," ungkap Royani.



Menurut Royani, ukuran standar alat vital pria di Indonesia sebetulnya sudah cukup. Hanya saja menurutnya faktor keperkasaan juga mempengaruhi, selain disebabkan pekerjaan, banyak pikiran dan beberapa faktor lain mengakibatkan lemahnya keperkasaan pria di atas ranjang.

"Enggak sedikit juga pria yang datang mengeluhkan susah punya keturunan, kadang hanya dengan air putih yang kita berikan tirakat lalu pijatan juga selesai. Banyak juga yang kemudian menghubungi lewat telepon mengabarkan istrinya di rumah sudah mengandung," tuturnya.

Memang selain urusan alat vital, Royani juga melayani keluhan khusus pria dan wanita lainnya juga penanganan penyakit pada alat vital. "Utamanya kita minta sama Allah, karena kita juga punya kemampuan ini warisan dari orang tua dulu," jelasnya.



Simak Video "Ragam Jasa 'Permak' Mr P Selain Mak Erot"
[Gambas:Video 20detik]
(sya/up)