Kamis, 12 Des 2019 10:05 WIB

Lebih Aman Reparasi Mr P di 'Manhood Clinic', Layanan Apa Itu?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Fat transfer disebut-sebut sebagai metode yang lebih aman untuk memperbesar Mr P (Foto: iStock) Fat transfer disebut-sebut sebagai metode yang lebih aman untuk memperbesar Mr P (Foto: iStock)
Jakarta - Terapi alternatif memperbesar Mr P saat ini mudah sekali ditemui, semacam Mak Erot, Mak Irot, dan sebagainya. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bahkan menyinggung terapi semacam ini sebagai potensi wisata kebugaran.

Namun, apakah terapi alternatif itu aman? Belum ada data yang pasti soal itu, namun ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI), dr Budiman, SpBP RE(K), lebih menyarankan transfer lemak alias fat transfer jika memang ingin memperbesar Mr P.

"Bedah plastik menawarkan (pembesaran Mr P) dengan suatu fat transfer, yaitu dengan mengambil lemak pada bagian tubuh pasien, kemudian di proses, dan di transfer ke bagian alat vital," kata dr Budiman saat ditemui detikcom, pada Rabu (11/12/2019).



dr Budiman juga menjelaskan, bahwa ada wacana untuk mendirikan klinik laki-laki terpadu, atau yang bisa disebut dengan 'manhood clinic'.

"(man hood clinic) Menggabungkan berbagai dokter spesialis terkait hal tersebut. Misalkan, terkait impotensi itu dokter andrologi dan bisa juga psikiater, psikiatri untuk masalah ejakulasi dini, dan juga terkait kelainan pada alat vital bisa pada dokter urologi ataupun bedah plastik dan juga kemungkinan untuk mengakomodir memperbesarkan alat vitalnya secara aman," ucap dr Budiman.



Simak Video "Mengenal Mak Erot, Sang Legenda Pembesar Alat Vital Pria"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)