Kamis, 12 Des 2019 20:00 WIB

Mitos atau Fakta, Kerokan Bisa Sembuhkan Masuk Angin?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kerokan hanya mengurangi gejala masuk angin. Foto ilustrasi: iStock Kerokan hanya mengurangi gejala masuk angin. Foto ilustrasi: iStock
Jakarta - Kerokan menjadi tradisi masyarakat di Indonesia untuk mengatasi sakit seperti tidak enak badan atau masuk angin. Namun beberapa ahli menyebutkan bahwa kerokan tidak bisa mengatasi masuk angin, benarkah?

Praktisi kesehatan dr Dewi Ema Anindia mengatakan hal itu memang benar. Tapi kerokan tidak benar-benar menyembuhkan masuk angin atau penyakit lainnya, melainkan hanya mengurangi gejala dari masuk angin tersebut.

"Gerakan kerokan menimbulkan peradangan lokal yang memicu pelebaran pembuluh darah dan memicu keluarnya morfin alami dari dalam tubuh yang dinamakan endorfin. Endorfin ini lah yang menimbulkan relaksasi pada tubuh dan relaksasi otot," jelasnya pada detikcom, Kamis (12/12/2019).


Hal senada juga pernah dikatakan oleh Ketua Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof dr Cissy B Kartasasmita, SpA(K), MSc, PhD, bahwa terapi murah meriah ini bisa saja melancarkan peredaran darah, bukan mengatasi penyakit, seperti flu.

"Jadi punggung yang sakit karena penimbunan asam laktat bisa diatasi dengan kerokan," kata Prof Cissy.

Ia berpesan, kalaupun memang ingin mencoba kerokan sebaiknya menggunakan alat kerok khusus agar tidak terasa sakit di punggung.

"Kalau koin juga sakit yah kalo itu," sarannya.


Simak Video "Apakah Kerokan Dapat Menyembuhkan Masuk Angin?"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)