Senin, 23 Des 2019 16:02 WIB

Edhy Prabowo Ingin Sulap Kapal Ilegal Jadi RS Terapung, Apa Itu?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Edhy Prabowo ingin sulap kapal ilegal jadi rumah sakit apung. (Foto: Dok. doctorSHARE)
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ingin kapal ilegal bisa dijadikan rumah sakit (RS) terapung atau RS apung. Dengan cara ini kapal dapat dimanfaatkan kembali daripada ditenggelamkan.

"Kami bisa serahkan ke sekolah-sekolah perikanan kan ada yang tidak punya alat latihan, kami kasih. Atau kesehatan, kalau kapal besar bisa dijadikan RS (rumah sakit) terapung. Mungkin lebih efektif sebagai itu," ungkap Edhy di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2019).

Terkait hal tersebut, Indonesia setidaknya diketahui sudah memiliki tiga RS apung. RS apung pertama di Indonesia dicetus oleh dr Lie A Dharmawan.


RS Apung miliknya sudah berjelajah ke pulau-pulau terpencil di seluruh Indonesia. Salah satu pulau terluar yang berhasil dijelajahi adalah Pulau Kisar di Maluku.

RS Apung ini awalnya hanya berupa rumah sakit kecil dengan jenis kapal pinisi, namun setelah mendapat berbagai bantuan, kini dr Lie sudah memiliki total 3 RS Apung berbentuk kapal tongkang. RS Apung ini siap beroperasi membantu warga-warga yang kesulitan untuk mendapat akses di wilayah terpencil.

RS Apung Nusa Waluya II contohnya sudah dilengkapi dengan beragam fasilitas rumah sakit yang setara dengan Kelas C. RS apung ini memiliki 61 ruangan di antaranya ruang bersalin, x-ray, obgyn, poli gigi, poli anak, rawat inap, dan lainnya.

RS Apung Nusa Waluya II ini banyak melayani masyarakat yang terkena bencana. Seperti contohnya kejadian gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu.



Simak Video "Penyandang Diabetes Tetap Aman Pergi ke RS saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)