Sabtu, 28 Des 2019 10:09 WIB

Warga Jepang 'Dilarang Gemuk', Perlukah Ikut-ikutan? Ini Kata Menkes Terawan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jepang menerapkan aturan yang melarang warganya punya tubuh gemuk (Foto: iStock)
Jakarta - Jepang punya hukum Metabo atau metabolic syndrome yang memuat peraturan bagi warga Jepang untuk berbadan gemuk harus melakukan pemeriksaan kesehatan dan konseling khusus. Dikutip dari New York Times, Kementerian Kesehatan Jepang menyebut aturan ini akan mengurangi tingkat kegemukan yang menjadi penyebab diabetes dan stroke.

Aturan ini mulai berlaku sejak 2008 silam dan tidak berlaku bagi para atlet sumo. Lalu, apa akan diterapkan juga di Indonesia?

"(Nanti) yang denda takut, yang didenda takut. Jadi menurut saya nggak perlu lah, kasihan," kata Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, saat dijumpai pada Kamis (26/12/2019).



Menkes menyebut penyakit katastropik di Indonesia memang meningkat dan harus ada upaya untuk menguranginya. Namun menurutnya memberlakukan denda bukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

"Penyakit katastropik (di Indonesia) memang meningkat. Di Jepang memang turun tapi angka bunuh diri meningkat. Penyakitnya beda-beda tiap negara. di Jepang beda, Korea beda, China, di Indonesia juga berbeda," jelasnya.

"Memaksa itu cukup dengan promotif dan preventif. Melalui pendidikan di sekolah, lingkungan keluarga, itu sudah cukup," pungkasnya.



Simak Video "Hadapi 'New Normal', Ini Panduan Naik Transportasi Umum ke Kantor"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)