Selasa, 31 Des 2019 16:15 WIB

Medina Zein Lakukan Uji Rambut untuk Deteksi Narkoba, Berikut Penjelasannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Foto: Medina Zein berjalan di belakang Ibra Azhari sambil menutupi wajah (Samsuduha/detikcom)
Jakarta - Medina Zein positif menggunakan narkoba. Hasil tes urine menunjukkan Medina mengonsumsi narkoba jenis amphetamine dan methamphetamine. Untuk deteksi lebih lanjut, pihak kepolisian melakukan tes uji rambut.

"Hasilnya sekitar tanggal 2 Januari, kita tunggu saja. Kita masih koordinasi dengan Labfor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (31/12/2019).

Tes uji rambut untuk deteksi narkoba umumnya dilakukan untuk mendeteksi jenis narkoba yang dipakai seperti kokain, ganja, opiat, methamphetamine, phencyclidine, serta alkohol. Tes rambut disebut lebih efektif karena jangka waktunya yang relatif lebih lama yakni 90 hari.


Mengutip situs resmi BNN (Badan Narkotika Nasional), tes rambut untuk mendeteksi narkoba memiliki masa paling lama dibandungkan sampel lainnya seperti urine. Selain itu, tes rambut juga memiliki kelebihan lain di antaranya sifat dan hasil ujinya lebih stabil.

Sampel rambut juga lebih mudah untuk diproses dan disimpan karena tidak memerlukan suhu dingin dan tidak bisa ditukar sehingga meminimalisir kesalahan teknis.

Meski demikian, tes uji rambut untuk deteksi narkoba juga memiliki kekurangan seperti tidak bisa mendeteksi pada 1-6 hari pemakaian narkoba. Selain itu, tes rambut tidak bisa dilakukan di mana saja hanya tersedia di BNN Pusat, Cawang.



Simak Video "Tips Mengendalikan Asma di Masa New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)