Rabu, 01 Jan 2020 10:42 WIB

Bagaimana Sebaiknya BBQ-an yang Sehat Menurut Ahli Gizi?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi barbeque. Foto: iStock
Jakarta - Memasak makanan bakar-bakaran nampaknya sudah menjadi tradisi baik menjelang tahun baru dan saat tahun baru. Namun tahukah kamu bahwa kebiasaan cara masak dengan suhu tinggi seperti dibakar atau digoreng bisa memicu kanker saluran cerna bagian bawah?

Ahli gizi DR dr Tan Shot Yen, MHum, menyebutkan bahan makanan yang diproses dengan suhu tinggi memicu terbentuknya senyawa kimia berbahaya bagi tubuh, yakni Heterocyclics amines (HCAs) dan Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH). Menurutnya, dua senyawa tersebutlah yang membuat masalah.

"Bukan cuma yang dibakar api langsung, tapi juga digoreng. HCA dan PAH membuat sel berubah sampai mutasi DNA. Ini berisiko sebagai cikal bakal kanker. Masakan yang dipanggang dengan oven bersuhu stabil, aman. Jaga suhunya tidak tinggi sekali," jelasny kepada detikcom.


dr Tan juga menyarankan daging yang akan dimasak direndam dalam bumbu dan lebih baik dibakar dengan balutan daun, jangan dibakar kontak langsung dengan api. Tambahkan beberapa rempah asli Nusantara seperti laos, kunyit, jahe, bawang, kemiri, salam, dan sereh.

Bumbu rempah tersebut dapat menekan pembentukan HCA. Selain itu, rempah-rempah ini juga mengandung asam antioksidan polifenol, asam karnosik dan karnosol yang baik bagi tubuh.

"Dan tolong ingat, tubuh manusia nggak bisa dimanipulasi dengan tawar-menawar, kayak... biar efek negatifnya berkurang, tambahin sayur dan buah. Nggak ngefek. Apa yang sudah terjadi, bye! Badan kita nggak bisa 'disuap', hehehe," imbuhnya lagi.

"Sangat konyol gantinya rempah malah dioles margarin dan dicelup kecap manis. Dobel bahayanya," pungkas dr Tan.



Simak Video "Beredar Kabar Terompet Tularkan Penyakit, Ini Faktanya!"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/kna)