Kamis, 02 Jan 2020 11:13 WIB

Cerita Tim Medis di Jaksel Tangani Korban Banjir yang Kesurupan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Banjir menggenani sejumlah titik di Jakarta (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Banjir memang masih terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Air masih merendam permukiman hingga jalanan dan mengganggu arus lalu lintas. Tim medis berjibaku melayani korban banjir dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari hipotermia hingga 'kesurupan'.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Puskesmas Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan, dr Anita Kurniasih, membagikan ceritanya saat menangani pasca evakuasi di beberapa posko pengobatan tempat pengungsian.



"Kemarin tuh sempet sampai ada yang kesurupan, dia teriak-teriak, tapi ya itu bisa karena dampak psikisnya tadi, karena stres juga, ya akhirnya bisa ditangani, dibantu ditenangkan sama semua yang lagi bertugas," ujar dr Anita saat ditemui di Puskesmas Kelurahan Bangka, Kamis (2/1/2020).
Salah satu posko pengungsi banjir di Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan.Salah satu posko pengungsi banjir di Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan. Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth

Kejadian mistis yang terjadi pasca evakuasi ini menurut dr Anita bisa terjadi karena trauma dan stres yang dialami para pengungsi. Awalnya dr Anita mengira korban yang sedang kesurupan ini sedang sakit. Namun begitu diketahui, ternyata korban ini kesurupan, seperti sedang memarahi seseorang.

"Nah, makanya mulai hari ini tuh akan ada PFA (Psychological First Aid) semacam penanganan psikologis untuk warga-warga yang terkena banjir, jadi nanti semoga bisa menangani dampak psikis-nya," tambahnya.



Simak Video "Rawan Hipotermia saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)