Kamis, 02 Jan 2020 14:00 WIB

Bukan Skin to Skin! Aluminum Foil untuk Masak Lebih Efektif Atasi Hipotermia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Hipotermia mengancam para korban banjir yang tinggal di lingkungan basah dan dingin. (Foto: dok. Getty Images)
Jakarta - Sedikitnya 16 orang meninggal akibat banjir di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya. Disebut dalam laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tiga di antaranya meninggal karena mengalami hipotermia.

Menurut dr Anita Kurniasih dari Puskesmas Kecamatan Mampang, hipotermia adalah suatu kondisi tubuh ketika mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Karena itu, saat banjir, tubuh menjadi rentan terkena hipotermia. Namun sebenarnya bagaimana pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk menangani hipotermia?



Salah satu pertolongan pertama ternyata bisa dilakukan dengan menggunakan aluminum foil yang biasa kita pakai untuk memasak. Penggunaan aluminum foil, menurut dr Anita, bisa mengembalikan suhu tubuh saat mengalami hipotermia.

"Pertolongan pertama hipotermia itu sebenarnya bisa menggunakan aluminum foil," katanya saat ditemui detikcom di Puskesmas Kelurahan Bangka, Kamis (2/1/2010)

Tentu bukan hanya penggunaan aluminum foil, dr Anita juga menyarankan hal lain yang bisa dilakukan saat mengalami hipotermia.

"Bisa dengan dipakaikan selimut, baju hangat, minum minuman hangat," tambahnya.

Beberapa waktu lalu, sempat viral cara 'sesat' untuk mengatasi hipotermia pada pendaki gunung. Disebutkan, hipotermia bisa diatasi dengan menyetubuhi korban. Para dokter memastikan informasi tersebut menyesatkan.

"Kalau hipoterminya ringan sampai sedang itu dengan cara passive warming disuruh minum hangat, pakaian lembap atau basah diganti yang kering, kemudian diselimutin," kata dr Wisnu Pramudito D Pusponegoro, SpB dari Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI), dalam sebuah wawancara dengan detikcom.

"Menurut saya sih berlebihan skin to skin," pungkasnya.



Simak Video "Rawan Hipotermia saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)