Jumat, 03 Jan 2020 07:30 WIB

10 Obat Alami untuk Diare yang Rawan Menyerang Usai Banjir

Rosmha Widiyani - detikHealth
Foto: iStock/10 Obat Alami untuk Diare yang Rawan Menyerang Usai Banjir
Jakarta - Banjir yang terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek meningkatkan risiko beberapa penyakit, salah satunya diare. Selain tak nyaman karena harus bolak balik WC, pasien diare juga bisa mengalami dehidrasi akibat buang air besar (BAB) terus menerus.

Penyakit diare bisa diatasi dengan sejumlah obat alami untuk meredakan gejalanya. Jika diare tak juga membaik, sangat disarankan segera ke dokter untuk penanganan secepatnya. Berikut 10 obat diare alami dikutip dari Medical News Today dan Very Well Health,


1. Air putih dan jus buah

Asupan air putih dan jus buah bisa menggantikan cairan yang hilang selama bolak-balik WC. Kecukupan cairan menurunkan risiko pasien diare mengalami dehidrasi. Untuk jus buah pastikan tidak ditambah pemanis dari gula, madu, atau susu.

2. Oralit alami

Oralit yang terbuat dari gula dan garam memastikan ion dalam tubuh tetap seimbang. Oralit bisa dibuat sendiri dengan komposisi 6 sendok teh gula pasir, 1/2 sendok teh garam, dan satu liter air.

3. Konsumsi makanan dengan probiotik

Salah satu contoh makanan yang mengandung probiotik adalah yogurt dan kefir. Keduanya adalah hasil fermentasi susu yang banyak mengandung bakteri sehat. Bakteri ini dibutuhkan saluran pencernaan untuk mengembalikan kesehatan dan fungsinya saat diare.

4. Pisang

Buah pisang dengan rasanya yang netral sangat baik dikonsumsi pasien diare. Selain mudah dicerna, pisang mengandung kalium yang dibutuhkan tubuh saat kehilangan elektrolit. Pisang juga mengandung pektin yang menyerap cairan dalam usus halus dan mencegah konstipasi.

5. Kentang

Sama dengan pisang, kentang mengandung kalium yang membantu meredakan diare. Kentang bisa dikukus atau direbus dengan mengupas kulitnya lebih dulu. Untuk rasa bisa tambahkan sedikit garam namun hindari mentega, margarin, bumbu yang terlalu asam atau pedas.


6. Wortel

Sayuran wortel mengandung pektin yang membantu menyerap cairan sehingga feses bisa lebih padat. Wortel bisa diolah menjadi jus, sup, atau dikukus kemudian diblender. Jika tidak ada wortel bisa diganti sayuran lain yang mengandung nutrisi serupa untuk pasien diare.

7. Puree apel

Buah apel yang dihaluskan (puree) bisa menjadi asupan yang baik untuk pasien diare. Apel yang telah dihaluskan mempermudah proses pengolahannya di saluran pencernaan. Sebagai bagian dari diet BRAT, apel dengan rasa yang natural baik untuk penyembuhan diare.

8. Nasi atau roti

Konsumsi nasi dan roti putih lebih mudah diolah sistem pencernaan. Nasi putih juga membantu pengolahan feses sehingga bisa lebih padat. Nasi dan roti jangan dikonsumsi dengan terlalu banyak gula atau garam untuk menjaga kondisi tubuh pasien diare.

9. Sup kaldu ayam

Kuah asupan bisa mencukupi kebutuhan cairan sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Ayam bisa diganti ikan atau sapi yang ditambah aneka sayuran. Namun pastikan rasa tetap bland sesuai kebutuhan pasien diare.

10. Teh jahe

Jahe sama dengan rempah lain dikenal mengandung banyak nutrisi antiradang, antinyeri, dan antibakteri. Konsumsi teh jahe bisa membantu meredakan perut yang sakit dan mengatasi diare.

Simak Video "Rawan Hipotermia saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)