Selasa, 07 Jan 2020 07:14 WIB

Korban Reynhard Sinaga Tak Sadar Saat Diperkosa, Dibius 'Chemsex'?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Reynhard Sinaga, predator seks yang memperkosa 195 pria (Foto: GMP via AP)
Jakarta - Reynhard Sinaga, seorang warga negara Indonesia divonis penjara seumur hidup di Manchester, Inggris, atas tuduhan pemerkosaan sebanyak 195 kali pada 48 pria. Hakim menyebutnya 'predator seksual jahat'.

Dalam aksinya, Reynhard diduga menggunakan obat penenang untuk membuat korbannya tak sadarkan diri. Dikutip dari Irishtimes, hakim meyakini obat yang dipakai adalah GHB (gamma-hydroxybutyrate), atau sesuatu yang mirip itu.

Di kalangan gay, obat dengan nama lain 'G' atau 'ekstasi cair' ini populer dipakai sebagai 'chemsex'. Namun kaum heteroseks memakainya juga sebagai 'party drug'. Dikutip dari BBC, obat ini memberikan efek euphoria dan peningkatan gairah seks.



Awalnya GHB dimanfaatkan untuk mengatasi depresi, maupun suplemen untuk penurunan berat badan dan pembentukan otot. Namun, obat ini juga dikenal dengan potensi penyalahgunaannya sebagai 'date rape drug'.

Banyak korban Reynhard mengaku diberi minum oleh sang predator saat diajak masuk ke flat-nya. Setelah itu, mereka mengalami 'blackout' hingga keesokan paginya.

"Rasanya seperti air, tapi ada larutan di dalamnya, hampir seperti asin. Tidak bening seperti air," kata seorang korban Reynhard dalam kesaksian yang diberikannya.

Selain memperkosa para korban, Reynhard juga merekam aksinya. Dalam pemeriksaan, ditemukan 3,29 terabyte materi grafis dan serangan seks yang setara dengan 250 DVD.



Simak Video "Ramai Soal Reynhard Sinaga, Ini Ciri-ciri Predator Seks"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)