Selasa, 07 Jan 2020 14:40 WIB

Korban Reynhard Sinaga Dibius, Seksolog Singgung Kemungkinan Necrophilia

Firdaus Anwar - detikHealth
Reynhard disebut membius korbannya sebelum melancarkan aksi. (Foto: dok. Greater Manchester Police)
Jakarta - Warga negara Indonesia (WNI) Reynhard Sinaga membuat heboh karena dirinya divonis penjara seumur hidup di Manchester, Inggris. Reynhard diadili karena tuduhan memperkosa 48 pria namun polisi menduga jumlah asli korbannya lebih dari itu.

Diketahui bahwa dalam kasus ini, Reynhard yang berusia 36 tahun dijerat 159 dakwaan kejahatan seksual. Termasuk di dalamnya 136 dakwaan pemerkosaan dan 8 dakwaan percobaan pemerkosaan terhadap 48 pria berbeda yang menjadi korbannya selama 2,5 tahun.


Terkait hal tersebut seksolog Profesor Dr dr Wimpie Pangkahila SpAnd, FAACS, berkomentar menyinggung soal kemungkinan gangguan jiwa necrophilia.

"Yang menarik itu kenapa (korban) dibuat tidak sadar sebelum diperkosa?," kata Prof Wimpie saat dihubungi detikcom, Selasa (7/1/2020).

"Untuk cari pasangan homoseks sepertinya tidak terlalu sesulit karena orang-orang sekarang lebih berani apalagi di luar negeri. Hampir enggak pernahlah orang sampai harus menggunakan obat," lanjutnya.

Necrophilia adalah kelainan seks yang masuk dalam kategori paraphilia (parafilia). Orang dengan kelainan ini bisa terangsang dan terdorong untuk bercinta dengan jenazah.

"Dia kemungkinan mengalami gangguan kejiwaan. Ada suatu kelainan necrophilia. Aslinya dengan jenazah, dengan orang mati, tapi ini dibuat seolah-olah mati," pungkas Prof Wimpie yang menegaskan perlu pemeriksaan lebih jauh untuk memastikannya.



Simak Video "Ramai Soal Reynhard Sinaga, Ini Ciri-ciri Predator Seks"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)