Selasa, 07 Jan 2020 22:06 WIB

5 Cara Ampuh Atasi Ngiler Saat Tidur, Atur Posisi hingga Gosok Gigi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Tidur ngiler dialami beberapa hal. (Foto: iStock) Tidur ngiler dialami beberapa hal. (Foto: iStock)
Jakarta - Setelah tidur nyenyak di malam hari, kamu mungkin pernah risih atau terganggu dengan pulau-pulau kecil berwarna putih yang ada di alas bantalmu. Kondisi ini bisa membuat kamu malu jika sampai terlihat oleh orang lain, terutama teman yang sedang berkunjung.

Kebanyakan orang pasti pernah mengalami sialorrhea atau biasa disebut dengan ngiler. Ini adalah keluarnya saliva atau air ludah dari dalam mulut dengan jumlah yang berlebih. Tapi bagaimana cara mengatasinya?

Dikutip dari Healthline, berikut ini 5 cara yang bisa dilakukan untuk mencoba mengatasi ngiler saat tidur.


1. Gosok gigi

Sebelum tidur, usahakan gosok gigi agar kuman dan kotoran sisa makanan tidak tertinggal di dalam mulut. Selain itu, menggosok gigi juga bisa mencegah adanya peradangan. Jika peradangan terjadi, maka produksi saliva di dalam mulut akan terus bertambah dan bisa menyebabkan ngiler.

2. Ubah posisi tidur

Ternyata posisi tidur juga berpengaruh pada kebiasaan ngiler kamu lho. Hindari posisi tidur yang membuatmu sulit bernapas, misalnya tengkurap yang memang menekan perut ke alas tidur. Dicoba ya, kamu berhasil.

3. Jangan lupa minum

Minum sebelum tidur juga bisa membantu mengatasi ngiler. Dengan terhidrasinya mulut kamu, air liur yang dihasilkan akan lebih sedikit. American Dental Association mengatakan, penting untuk menjaga keseimbangan air liur yang sehat. Ini karena air liur berperan penting untuk melindungi tubuh dari infeksi.

4. Kurangi konsumsi makanan manis

Mengurangi konsumsi makanan manis juga bisa bantu mengatasi ngiler saat tidur. Saat kamu banyak makan makanan manis, itu akan merangsang produksi air liur. Semakin banyak gula yang dikonsumsi, maka makin banyak juga liur di dalam mulutmu.

5. Atasi sleep apnea

Ngiler jadi salah satu gejala dari sleep apnea. Sleep apnea merupakan gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur. Saluran udara terhambat karena dinding tenggorokan yang mengendur dan menyempit.

Untuk mengatasi sleep apnea, dengan perawatan yang disebut mesin continuous positive airway pressure (CPAP). Mesin CRAP ini bukan hanya membantu tidur nyenyak, tapi juga memastikan kamu berada pada posisi aman untuk bernapas di malam hari.



Simak Video "Lebih Baik Tidur dengan Lampu Terang atau Temaram?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)