Sabtu, 11 Jan 2020 10:02 WIB

Pramugari Siwi Dituduh Oplas, 4 Hal Ini Bisa Ubah Hasil Operasi Plastik

Firdaus Anwar - detikHealth
Pramugari Siwi polisikan akun @digeeembok (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Pramugari Siwi Widi Purwanti atau kerap disebut 'Siwi Sidi' mengadakan jumpa pers usai dituduh menjadi gundik salah satu petinggi Garuda Indonesia. Siwi melaporkan akun Twitter @digeeembok ke polisi karena merasa dicemarkan nama baiknya.

Terkait hal tersebut, di internet perhatian netizen malah terfokus pada wajah Siwi yang tampak 'berbeda' dari foto-fotonya di media sosial. Foto-foto Siwi di Instagram selama ini kerap dicibir hasil dari operasi plastik (oplas).

"Setiap orang ingin cantik loh. Kita kan pribadi dan enggak merugikan orang lain itu aja sih," kata Siwi ketika ditanya soal oplas di Elza Syarief Law Office, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).

Dikutip dari Live Science, operasi yang dilakukan demi mempercantik penampilan ini hasilnya sebagian besar memang bisa bertahan lama namun tetap bisa berubah karena berbagai sebab.

Berikut beberapa contohnya:


1. Kemunculan lemak

Hasil oplas seperti sedot lemak misalnya bisa tidak bersifat permanen karena lemak bisa muncul kembali. Oleh karena itu pasien yang menjalani sedot lemak sangat disarankan untuk menjaga bobot tubuhnya.

2. Usia

The American Society of Plastic Surgeons (ASPS) menjelaskan hasil oplas dapat berubah seiring bertambahnya usia. Semakin tua seseorang maka berbagai area otot dan kulit akan mengalami degenerasi sehingga mungkin saja berpengaruh terhadap penampilan meski sudah oplas.

"Oplas bisa membantu kamu untuk memutar waktu (jadi lebih muda), namun jarum jam akan tetap berjalan," tulis ASPS di situs resminya.

3. Salah perhitungan

Prosedur operasi plastik kadang dilakukan dalam beberapa tahap. Setiap tahap harus diperhitungkan dengan matang karena bila tidak hasil akhirnya malah bisa tidak memuaskan.

Ahli bedah plastik Anne Wallace dari University of California memberi contoh operasi mengecilkan perut mungkin bisa membuat paha jadi tampak tidak proporsional. Contoh lainnya filler bibir bisa membuat hidung yang normal tiba-tiba jadi tampak kecil.

4. Komplikasi infeksi

Komplikasi infeksi bisa terjadi ketika luka, implan, atau filler yang dihasilkan oplas diserang bakteri.



Simak Video "Interval Vaksin Corona Bisa Berubah, Begini Penjelasan Pakar Imunisasi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)