Minggu, 12 Jan 2020 11:54 WIB

Kanker Serviks Sering Tak Bergejala, Lalu Bagaimana Cara Mengetahuinya?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Menjadi salah satu penyebab kematian terbesar wanita, kanker serviks perlu mendapatkan perhatian khusus. Seringkali penderita tidak merasakan gejala penyakit ini, sehingga telat untuk ditangani.

Dokter spesialis kandungan dari Rumah Sakit Kramat 128, Dr dr Gatot Purwoto, SpO(K)OnK mengatakan meski seringkali tak bergejala, namun umumnya ada ciri yang menandakan wanita terindikasi kanker serviks.

"Bisa nggak ada gejala, paling umum sih keputihan, berdarah saat berhubungan seksual istilahnya ada keluarnya flek darah," kata dr Gatot saat ditemui detikcom, Sabtu (11/1/2020).


Kanker Serviks Sering Tak Bergejala, Lalu Bagaimana Cara Mengetahuinya?Foto: Infografis

Tak hanya itu, dr Gatot menjelaskan kanker serviks pada stadium dua dan tiga, gejala yang dirasakan pun akan semakin samar.

"Masih awal ada yang berdarah, tapi stadium dua dan tiga nggak kentara. Sebetulnya, pastinya ada tapi nggak kentara oleh karena itu memang ada atau nggak ada gejala setiap tahun atau setiap satu sampai tiga tahun sebaiknya dicek up," ucap dr Gatot.

Sangat dianjurkan bila yang sudah menikah atau telah berhubungan seksual untuk melakukan tes mendeteksi prakanker. Sebab sel yang berpotensi menjadi kanker pada serviks akan lebih mudah ditangani.

"Screening sebetulnya definitif (boleh diperiksa) 30 sampai 50 tahun. Kadang-kadang karena kita melihat kanker serviks bisa menyerang pada usia 24 gitu, kadang umur 20 asal sudah married sebaiknya juga diperiksa," pungkasnya.



Simak Video "Inggris Ciptakan Tes Darah Inovatif untuk Deteksi 50 Jenis Kanker"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)