Senin, 13 Jan 2020 06:30 WIB

Dokter Jiwa Tegaskan Laki-laki Korban Kekerasan Seks Juga Butuh Pertolongan

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Laki-laki juga bisa menjadi korban kekerasan seks (Foto: Thinkstock) Laki-laki juga bisa menjadi korban kekerasan seks (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Kekerasan seksual yang dilakukan Reynhard Sinaga di Inggris mendapat sorotan, antara lain karena korbannya adalah kaum pria. Ini mematahkan anggapan bahwa kekerasan perempuan hanya menimpa kaum perempuan.

Meskipun tak ingin dianggap lemah, sebagai korban tentu mengharapkan pertolongan atas gangguan psikis yang dialaminya. Demikian pula laki-laki.

"Itu kan salah satu pertahanannya sebagai budaya nilai-nilai patriarki (laki-laki pemegang kekuasaan)," kata spesialis kejiwaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Gina Anindyajayati, SpKJ, saat ditemui pada Jumat (10/1/2020).



"Nah tugas kita bersama menjadi bagian dari masyarakat untuk menormalkan, kalau di luar sekarang sudah mulai nih mental health matters for everyone," lanjutnya

dr Gina pun menjelaskan, setiap orang pasti punya masalah dan berhak mendapatkan pertolongan.

"Pesan itu yang kemudian dinormalisasi. Siapapun yang kesusahan boleh untuk minta tolong, terlepas kamu laki-laki, perempuan ataupun transgender, semua orang boleh minta tolong dan semua orang bisa memiliki penolong," pungkasnya.



Simak Video "Ramai Soal Reynhard Sinaga, Ini Ciri-ciri Predator Seks"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)