Jumat, 17 Jan 2020 14:06 WIB

Updated

Waspadai Klinik Ilegal, Ini Daftar Penyedia Layanan Stem Cell yang Resmi

Nurul Khotimah - detikHealth
Sebuah klinik di Kemang digerebek karena memberikan layanan stem cell tanpa izin (Foto: Samsuduha Wildansyah)
Jakarta - Penggerebekan klinik stem cell ilegal di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu bikin cemas pasien yang penasaran dengan teknologi stem cell. Bagaimana mengetahui suatu layanan stem cell legal atau tidak?

Layanan stem cell di Indonesia masih dalam tahap riset dan pengembangan. Masih ada beberapa permasalahan yang harus dibenahi terutama penyediaan fasilitas hingga penyebaran informasi yang belum merata. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebutkan hingga saat ini layanan stem cell masih dalam tahap penelitian berbasis pelayanan saja dan belum dapat diperjualbelikan.

"Tapi yang dapat dijualbelikannya adalah pengolahannya. Cell nya belum dapat dijualbelikan karena masih penelitian berbasis pelayanan," kata dr. Tri Hesti Widyastoeti Marwotosoeko, Sp.M, di Polda Metro Jaya, Jakarta, dikutip dari situs resmi Kemenkes RI, Jumat (17/1/2020).

Selain itu, berdasarkan hasil koordinasi Kemenkes dengan BPOM belum ada produk sel punca yang dapat diperjualbelikan dengan izin edar. Meskipun ada hanya berupa prototype sel punca yang berasal dari diri sendiri. Ini diproduksi oleh RS Cipto Mangunkusumo dan RS Airlangga dan masih dalam proses untuk mendapat izin edar dari BPOM.

Oleh karenanya perlu diwaspadai jika ada yang menawarkan stem cell untuk terapi pengobatan. Beredarnya produk stem cell di masyarakat kemungkinan besar adalah bukan produk stem cell asli. Seperti yang sempat ramai di klinik ilegal di Kemang yang menawarkan terapi stem cell ini.

Ada pun rumah sakit yang menyediakan layanan sel punca ini hanya rumah sakit yang telah mendapatkan penetapan dari Menteri Kesehatan. Selain itu, juga hanya dilakukan di klinik utama atau rumah sakit yang bekerja sama dengan yang mendapat penetapan Menkes. Hal ini dilakukan karena beberapa fasilitas dan sumber daya manusia di rumah sakit masih terbatas.



Berikut daftar rumah sakit yang telah ditetapkan resmi oleh Menkes dan dapat melayani stem cell di Indonesia.

a. Sesuai dengan Kepmenkes no 32 tahun 2014 :


1. RSUP dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta
2. RSUD dr. Sutomo, Surabaya
3. RSUP dr M. Djamil, Padang
4. RS Jantung dan Pembuluh Darah, Jakarta
5. RSUP Fatmawati, Jakarta
6. RS Kanker Dharmais, Jakarta
7. RSUP Persahabatan Jakarta
8. RSUP dr. Hasan Sadikin, Bandung
9. RSUP dr Sardjito, Jogjakarta
10. RSUP dr.Karyadi, Semarang
11. RSUP Sanglah, Bali

b. Sesuai SK Menkes no.HK.02.02/I/5190/2019 :

1. RSPAD Gatot Subroto, Jakarta

2. Laboratorium sel punca yang sudah berizin :
1) Lab Prodia StemCell Indonesia
2) Lab Regenic
3) Lab Dermama
4) Lab Asia Stem Cell
5) Lab Hayandra
6) Lab RSCM ( masih proses)
7) Lab Sutomo (masih proses)

Catatan: Artikel ini mengalami pemutakhiran pada daftar lab stem cell yang sudah berizin. Terima kasih.



Simak Video "Penyandang Diabetes Tetap Aman Pergi ke RS saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)