Sabtu, 18 Jan 2020 13:00 WIB

3 Cara Manusia Wujudkan Mimpi Bisa Hidup Abadi

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
3 cara manusia bisa wujudkan mimpi hidup abadi. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta - Perusahaan asal Rusia bernama KrioRus menawarkan jasa membekukan otak atau tubuh manusia agar bisa dihidupkan kembali di masa depan. Ternyata, memang banyak orang yang terobsesi untuk melakukan hal semacam ini. Salah satunya CEO Amazon Jeff Bezos, orang terkaya di dunia saat ini. Sejak lama, ia punya keinginan untuk memperpanjang usia hidup manusia.

Seorang ahli futurologi, Dr Ian Pearson pun meyakini "keabadian" atau hidup selamanya bisa menjadi kenyataan. Menurutnya, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan pada tahun 2050.

Berikut 3 metode yang ia yakini bisa membuat seseorang hidup abadi, dikutip dari The Sun:

1. Memperbarui bagian tubuh
Dia mengungkapkan bahwa salah satu cara memperpanjang hidup adalah dengan menggunakan bio-teknologi dan obat-obatan untuk terus memperbarui tubuh dan meremajakannya.

"Tidak ada yang ingin hidup selamanya pada usia 95 tahun, tetapi jika kamu bisa meremajakan tubuh menjadi 29 atau 30, kamu mungkin ingin melakukan itu," katanya.

Ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, termasuk rekayasa genetika yang mencegah penuaan sel. Atau, dapat mengganti organ-organ tubuh yang vital dengan bagian-bagian baru.

2. Hidup dalam tubuh android

Dr Pearson berpendapat bahwa kemungkinan besar kita akan memperpanjang hidup kita dengan cara yang berbeda yaitu robot.

Dia mengatakan bahwa dalam 50 tahun ke depan, kita mungkin bisa menyewa android di mana saja di dunia seperti "mobil sewaan", dan unggah kesadaranmu ke dalamnya.


"Anda dapat mengambil tubuh android apa saja dan mereka akan terlihat seperti manusia, dan mengunduh pikiran apa pun yang Anda inginkan. Anda bahkan mungkin memiliki jenis kelamin yang berbeda dan usia yang berbeda, beberapa tua, muda, perempuan, lelaki, mungkin ada jenis kelamin baru pada tahun 2050 juga, jadi beberapa hal dapat Anda pilih juga," beber Dr Pearson.

Dia menjelaskan bahwa kita harus menunggu sampai sekitar 2045, 2050 sebelum kita dapat membuat tautan otak ke mesin dan mengatakan biayanya akan sangat tinggi pada awalnya.

Orang pertama yang menggunakan tubuh robot untuk menjadi abadi adalah orang kaya, tetapi kemudian harganya akan turun secara bertahap.

3. Hidup di dunia virtual

Menurut Dr Pearson, kita semua bisa hidup dalam simulasi komputer dengan cukup bahagia.

"Anda dapat menghabiskan sebagian besar waktu Anda online di dunia virtual, tentu saja di mana saja di dunia pada komputer apa pun. Jika Anda online setiap saat, Anda bisa memiliki kehidupan online yang fantastis. Ini semua virtual, jadi Anda bisa memiliki apa pun yang Anda inginkan. Kamu bisa bersenang-senang sebanyak yang bisa kamu bayangkan secara online. Kamu mungkin masih ingin datang ke dunia nyata," ujarnya.

Bagaimana, apakah kamu berminat juga menjadi manusia abadi?



Simak Video "Tangani Pasien COVID-19, RS Pertamina Jaya Gunakan Robot Perawat"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)