Sabtu, 18 Jan 2020 14:03 WIB

Dilema Duduk Ngangkang Saat KRL Penuh, Mau Tegur Takut Tersinggung

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Dilema duduk ngangkang saat KRL penuh. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Melihat orang duduk dengan posisi mengangkang memang sudah jadi pemandangan sehari-hari di KRL commuterline. Tentu hal ini akan mengganggu penumpang di sebelahnya.

Tahukah kamu kalau korban dari sikap egois ini tak hanya dirasakan oleh perempuan saja, tetapi juga kepada laki-laki?

Ditemui detikcom di stasiun Cawang, Jakarta Selatan, Rafli yang juga salah satu penumpang KRL mengaku pernah menjadi korban atas kelakuan orang yang duduk ngangkang di kereta.

"Pernah saya lagi duduk, tahu-tahu sebelahnya (ngangkang). Saya kaget lah kenapa ya ini orang? Mau ngomelin takut dia marah tersinggung, kadang mau diomelin tapi dianya tidur, biasanya gitu pada pura-pura tidur. Jadi yaudah deh saya ngalah, berdiri saja," kata Ralfi, Jumat (17/1/2020).

Ia pun merasa cukup kesal dengan orang yang duduk ngangkang seenaknya tanpa peduli sekitar.


"Nggak usah ngangkang-ngangkang gini, kasian orang, yang harusnya duduk bisa berlima ada yang ngangkang gini jadi bertiga. Jadi nggak bisa nyender juga," ucap Rafli.

Di sisi lain penumpang wanita bernama Ika pun merasa jadi korban. Namun kali ini situasi KRL yang ia rasakan sedang padat-padatnya.

"Kaya tadi pagi tuh di stasiun Tanah Abang itu pasti kan penuh, sering banget namanya dempet-dempetan gitu kalau duduk kadang ada yang jatuh ke saya," kata Ika dengan penuh emosi.

Meski hal ini sudah sering terjadi di KRL, sebaiknya penumpang lebih peduli lagi terhadap sekitar terutama saat menggunakan transportasi publik. Sebab tak hanya mengganggu orang lain, duduk dengan posisi mengangkang juga akan mengambil hak-hak orang lain.

"Buat teman-teman yang naik kereta, dia itu kan duduknya seperti lega padahal kan ada beberapa kasus ibu-ibu atau anak kecil yang sedang berdiri. Seharusnya penumpang itu lebih peduli ya, karena tidak mereka saja yang menggunakan kereta tapi juga untuk kepentingan semua orang," ucap penumpang KRL, Muhammad Husein Habibi saat menunggu kereta tujuan Jakarta Kota, di stasiun Cawang.



Simak Video "Ikatan Dokter Anak Sarankan Sekolah Ditutup Sampai Desember 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)