Minggu, 19 Jan 2020 20:01 WIB

Suka 'Mengubah' Penampilan? Bisa Jadi Body Dysmorphic

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Body dysmorphic, gangguan kejiwaan untuk mengubah bentuk tubuh. Foto ilustrasi: Getty Images
Jakarta - Artis Lucinta Luna kembali memamerkan rutinitas untuk menjaga kecantikannya. Dalam video yang di akun Instagram pribadinya, ia memperlihatkan dirinya sedang melakukan suntik putih.

Melihat hal ini, psikolog klinis dari Kasandra & Associate, Kasandra Putranto mengidentifikasi ini sebagai body dysmorphic disorder. Suatu gangguan psikologis yang merasa tubuhnya tidak sempurna.

"Selain dampak marketing, mereka yang bahkan berani melakukan apapun sampai suntik, operasi, atau apapun itu, mereka mengalami gangguan psikologis yang disebut body dysmorphic," jelas Kasandra pada detikcom, Jumat (17/1/2020).

"Gangguan psikologis yang merasa tubuhnya tidak sempurna, sehingga harus disempurnakan dengan cara apapun," imbuhnya.

Dikutip dari Mayo Clinic, body dysmorphic merupakan gangguan mental yang membuat seseorang berpikir tubuhnya tidak sempurna bahkan dianggap cacat. Nyatanya, kecacatan penampilan itu sama sekali tidak dapat dilihat orang lain.

Saat seseorang mengalami gangguan ini, ia akan sangat fokus pada penampilan tubuhnya. Bahkan bisa berulang kali memeriksa penampilan di cermin. Selain itu, mereka juga tidak segan untuk mengubah penampilan dengan cara operasi, suntik, dan lainnya.

Penderita gangguan ini bisa tertekan hingga berpengaruh pada perilakunya sehari-hari. Meskipun sudah puas dengan hasil perubahan sebelumnya, orang itu akan melakukannya lagi jika kecemasan akan penampilannya muncul kembali.

Untuk mengatasi gangguan kejiwaan ini, disarankan untuk melakukan terapi perilaku kognitif dan juga pengobatan yang sudah ditentukan.


Simak Video "Dipakai Lucinta Luna, Bolehkah Tramadol dan Riklona Dikonsumsi?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)