Kamis, 23 Jan 2020 09:07 WIB

Bagaimana Stres Bisa Bikin Rambut Beruban? Studi Ungkap Jawabannya

Firdaus Anwar - detikHealth
Studi katakan stres bisa bikin rambut jadi beruban. (Foto: iStock)
Jakarta -

Stres sudah sejak lama dianggap sebagai salah satu faktor pemicu tumbuhnya uban. Namun bagaimana mekanisme pasti stres menimbulkan uban masih menjadi misteri sampai baru-baru ini ilmuwan dari Harvard University berhasil menelitinya.

Peneliti senior Ya-Chieh Hsu menjelaskan mereka bereksperimen dengan tikus untuk melihat bagaimana stres memengaruhi sel punca di folikel rambut tempat sel warna (pigmen) melanosit diproduksi. Normalnya seseorang memiliki sekitar 100 ribu folikel rambut di kulit kepala.

Ketika tikus ditempatkan dalam situasi yang memicu stres, peneliti menemukan peran jaringan saraf di dekat folikel rambut menghasilkan senyawa norepinephrine. Sel punca yang terpapar norepinephrine disebut peneliti akan aktif sekaligus hingga akhirnya habis.

"Dalam kondisi normal, saat rambut regenerasi, hanya beberapa sel punca yang akan diubah menjadi sel pigmen yang memberi rambut warna. Tapi ketika sel punca ini terpapar norepinephrine, semuanya aktif berubah jadi sel warna," kata Hsu seperti dikutip dari Reuters, Kamis (23/1/2020).

"Artinya tidak ada lagi sel punca. Hanya dalam waktu beberapa hari sel punca yang dipakai sebagai cadangan habis. Sekali sel punca sudah habis, kamu tak bisa lagi meregenerasi pigmen," lanjutnya.

Dengan temuan ini peneliti berharap bisa membantu penemuan terapi baru untuk mencegah kemunculan uban dini.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)