Senin, 27 Jan 2020 15:19 WIB

Virus Corona Disebut Konspirasi Senjata Biologis, Apa Kata Ahli Vaksin?

Firdaus Anwar - detikHealth
Man wearing a surgical mask with a biohazard logo close up. Muncul isu wabah virus corona merupakan eksperimen senjata biologis. (Foto: iStock)
Jakarta -

Jumlah kasus infeksi virus corona baru (2019-nCoV) yang bermula di China dikabarkan terus meningkat. Hal ini menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat hingga kemudian muncul berbagai isu miring tentang teori konspirasi.

Salah satu teori mengaitkan dengan dugaan bahwa virus corona sengaja diciptakan oleh manusia. Ada yang menyebut, virus ini telah dipatenkan. Ada juga yang menudingnya sebagai senjata biologis.

"Katanya Virus corona disebabkan oleh senjata biologis pertahanan wuhan yg bocor. Ada juga yg bilang gara2 makanan yg kotor, jorok, n aneh," tulis satu pengguna Twitter.

Ahli vaksin dari OMNI Hospitals Pulomas, dr Dirga Sakti Rambe, SpPD, berkomentar berbagai rumor memang biasa muncul setiap ada kejadian seperti wabah. dr Dirga menyarankan masyarakat tidak mudah percaya dan ikut menyebarkan karena hanya akan menambah kepanikan.

Dari mana virus corona baru ini berasal hingga sekarang belum bisa dipastikan. Namun diduga kuat dari hewan yang dijual di pasar kota Wuhan.

"Setiap ada wabah, informasi-informasi seperti ini selalu ada. Tanpa bisa dikonfirmasi atau dipertanggungjawabkan. Bagi saya hal tersebut tidak relevan untuk dibahas saat ini," kata pria yang juga seorang vaksinolog lulusan University of Siena ini.

"Munculnya info-info yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ini hanya akan menimbulkan kepanikan yang luas," lanjut dr Dirga saat dihubungi detikcom pada Senin (27/1/2020).

Daripada panik karena isu miring yang belum jelas, dr Dirga menyebut sebaiknya orang-orang lebih fokus pada upaya pencegahan penyebaran virus.

Hingga saat ini dilaporkan sudah ada lebih dari 2.700 kasus dan 80 kematian karena infeksi virus corona baru.



Simak Video "Dugaan Lain Munculnya Virus Corona, Kebocoran Laboratorium Wuhan?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)