Rabu, 29 Jan 2020 11:34 WIB

Hoax or Not

Viral Foto Mayat Bergelimpangan Disebut Efek Virus Corona, Ini Faktanya

Firdaus Anwar - detikHealth
Hoax mayat bergelimpangan di China disebut karena virus corona. Viral foto disebut mayat berlimpangan di Wuhan karena virus corona. (Foto: Tangkapan layar Facebook)
Jakarta -

Wabah virus corona baru (2019-nCoV) yang melanda China menimbulkan keresahan. Di media sosial netizen ramai membagikan informasi terkait virus corona, salah satunya foto yang disebut-sebut menunjukkan mayat korban virus di kota Wuhan.

Dalam foto tampak ada puluhan manusia yang terbaring di tengah jalan. Sementara itu beberapa orang lainnya di dalam foto tampak menyaksikan mereka yang terbaring.

"Keterangan Foto Mayat mayat orang Cina bergelimpangan di jalan jalan kota Wuhan Cina foto di ambil dari Satelit *Azab Untuk China Komunis*," tulis salah satu pengguna Facebook yang turut membagikan foto.

Penelusuran detikcom dengan alat bantu verifikasi InVid menemukan faktanya foto tersebut bukan diambil di China. Pencarian gambar menemukan foto diambil di Frankfurt, Jerman, oleh seorang fotografer bernama Kai Pfaffenbach untuk Reuters.

Foto yang diambil pada tahun 2014 ini adalah sebuah pertunjukan seni demi mengenang 528 korban kamp konsentrasi Nazi.

"Para tahanan kamp konsentrasi Katzbach, bagian dari bekas pabrik industri Adler, dipaksa berjalan sampai mati ke kamp konsentrasi Buchenwald dan Dachau pada 24 Maret 1945," tulis keterangan foto di situs Reuters.

Jadi bisa dipastikan informasi yang menyebut ini foto korban bergelimpangan karena virus corona di China tidak benar alias hoax.



Simak Video "Cerita Haru Dokter-Pasien Sembuh dari COVID-19 di Wuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)