Sabtu, 01 Feb 2020 14:30 WIB

Ini Proses Melahirkan Normal, Calon Ibu Harus Tahu!

Niken Widya Yunita - detikHealth
A mother is touching foreheads with her newborn daughter. They are laying in a hospital bed. Foto: iStock/Ini Proses Melahirkan Normal, Calon Ibu Harus Tahu!
Jakarta -

Ibu akan melahirkan normal dalam waktu dekat? Sebelum mengetahui proses melahirkan normal, ada baiknya untuk membaca artikel berikut.

Ibu yang akan melahirkan normal juga wajib mengetahui tips-tips berikut seperti membicarakan kepada dokter kandungan tentang keinginan untuk melahirkan normal. Dokter yang mengetahui riwayat kesehatan ibu dan janin akan dapat memberitahukan apakah ibu dapat menjalani persalinan normal.

Yakinkan diri bahwa metode melahirkan normal dipilih demi kebaikan ibu dan janin. Ingatlah keuntungan-keuntungan yang akan ibu dapatkan dari melahirkan normal, seperti antara lain proses pemulihan yang cepat setelah melahirkan. Mintalah dukungan dari suami untuk terus menyemangati menjelang hari persalinan.

Terakhir, ketahui risiko melahirkan normal. Selalu ada risiko pada setiap jenis persalinan. Komplikasi melahirkan bisa saja terjadi jika janin berada dalam posisi sungsang. Karena itu selalu ikuti petunjuk dokter.

Berikut proses melahirkan normal:

1. Kontraksi Rahim

Tahap pertama pada proses melahirkan normal dimulai dengan kontraksi rahim. Kontraksi rahim ketika akan melahirkan jaraknya semakin pendek yaitu hingga setiap 5 menit sekali.

2. Pembukaan

Proses melahirkan diawali dengan pembukaan. Pembukaan ditandai dengan keluarnya lendir bercampur darah karena serviks mulai membuka dan mendatar.

Tahap ini bisa berlangsung selama beberapa jam atau malah beberapa hari.

Tahap ini terbagi atas 2 fase. Fase pertama yakni pembukaan serviks yang berlangsung lambat sampai pembukaan 3 cm. Fase kedua terbagi atas 3 sub fase yaitu akselerasi, steady, dan deselerasi.

Saat pembukaan, kontraksi rahim akan secara berkala mendorong bayi menuju jalan keluarnya atau jalan lahir. Pembukaan disebut lengkap ketika pembukaan jalan lahir telah mencapai pembukaan 10 atau 10 cm. Ini berarti bayi siap keluar dari rahim.

Masa ini merupakan masa yang paling sulit ketika melahirkan karena kemungkinan ibu akan merasakan sakit yang hebat dan sering. Ibu akan merasakan datangnya rasa mulas yang sangat hebat dan merasa adanya tekanan yang sangat besar ke arah bawah seperti ingin buang air. Jangan lupa atur pernafasan agar memudahkan proses melahirkan.

3. Ketuban Pecah

Pada tahap ini, kontraksi lebih sering dan semakin kuat. Kepala bayi makin dekat ke vagina, dan ketuban pecah sehingga airnya keluar.

Selanjutnya
Halaman
1 2