Minggu, 02 Feb 2020 06:06 WIB

Jangan Malas Berjemur Pagi, Ini Manfaatnya

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Cuaca pagi hari di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat cerah. Matahari pun terbit dengan indah. Matahari pagi bermanfaat untuk kesehatan. (Foto: Wisma Putra)
Jakarta -

Akhir pekan biasanya kita gunakan untuk bermalas-malasan dan cenderung tak ingin keluar rumah. Akhirnya, tubuh kita tak mendapatkan asupan sinar matahari yang sangat bermanfaat.

Menurut Dr Clare Morrison, dokter umum dan konsultan medis di Medexpress, sedikit terpapar sinar matahari bisa berdampak negatif pada kesehatan.

"Kurangnya paparan sinar matahari dalam jangka waktu lama dapat berdampak buruk bagi tubuh kita. Singkatnya, kekurangan vitamin D tak hanya berdampak secara fisik tapi juga mental pada dirimu," kata Dr Morrison dikutip dari The List.

Tanpa paparan sinar matahari yang cukup, kadar serotonin dalam tubuh dapat menurun dan hal ini bisa terkait dengan risiko depresi mayor yang lebih tinggi.

Risiko lainnya yakni tulang yang melemah, cacat kaki, sejumlah kanker, depresi, masalah kulit, naiknya berat badan, serta masalah kognitif. Peneliti dari University of Southampton menyokong klaimnya, mengungkapkan bahwa sedikit terpapar sinar matahari dan berkurangnya vitamin D bisa mempengaruhi mood, energi, dan bahkan tidur.

"Semakin lama periode terpapar sinar matahari, semakin lama kita merasa tubuh semakin sehat. Kita memiliki lebih banyak energi, merasa lebih aktif, lebih kreaif, dan bahagia," imbuh Dr Aarohee Desai-Gupta, psikiater dari The Royal College of Psychiatrists.

Oleh karena itu, memastikan mendapatkan vitamin D yang cukup sangat krusial, bisa menjadi alasan yang tepat bagimu untuk tidak bermalas-malasan keluar rumah pagi ini. Berjemurlah!



Simak Video "Disebut Mampu Bunuh Corona, Berikut Penjelasan Soal Manfaat Berjemur"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)