Selasa, 04 Feb 2020 12:50 WIB

Soal Hanggar Karantina WNI dari Wuhan di Natuna, Kemenkes Pastikan Layak

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
karantina evakuasi wni wuhan Tempat karantina WNI di Natuna (Foto: Kemenkes dr Achmad Yurianto)
Jakarta -

Tiga hari berlalu sejak warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, China, ditempatkan di Natuna, Kepulauan Riau, untuk menjalani masa karantina selama 14 hari. Seluruh WNI yang berhasil dievakuasi yang berjumlah 238 orang ditempatkan di Lanud Raden Sadjat, Natuna.

Belakangan, beredar foto hanggar dan tenda tempat karantina atau observasi kesehatan WNI di Natuna, di media sosial. Tidak sedikit yang menanyakan apakah tempat karantina tersebut layak dan steril sehingga tidak akan menularkan virus.

"Tempatnya sudah di-assesment dari petugas rumah sakit yang ada di Batam dan juga Kepala Dinas untuk melihat layak tidaknya dan ternyata layak," tutur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI, dr Wiendra Waworuntu, saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020).

Sebelumnya dijelaskan bahwa pagi ini, tim Pusat Krisis Kesehatan telah menstrerilkan tempat karantina dengan cairan disinfektan. Fungsinya adalah untuk mengurangi kontaminasi apapun yang menyebabkan penyakit.

Dalam penuturannya, dr Wiendra menyebut semua WNI yang sedang menjalani observasi kesehatan di Natuna dalam keadaan sehat dan terjamin keamanannya.

"Kalau dibilang steril atau tidak, mereka aja sudah merasa nyaman. Tetapi kenyamanan mereka tentu karena apa yang dilakukan oleh pemerintah," pungkasnya.



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)