Rabu, 05 Feb 2020 16:00 WIB

Haruskah Menahan Kentut Agar Tak Ketahuan Saat Lewati Thermal Scanner?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
thermal scanner mendeteksi kentut virus corona Benarkah thermal scanner bisa mendeteksi kentut? (Foto: viral)
Jakarta -

Siapa yang belum tahu thermal scanner? Thermal scanner ini sebenarnya berfungsi untuk mendeteksi suhu tubuh manusia. Kementerian Kesehatan RI mengandalkan thermal scanner untuk mendeteksi wabah virus corona baru masuk ke Indonesia.

Belakangan sebuah video beredar soal thermal scanner yang terlihat bisa mendeteksi seseorang yang sedang kentut. Sepintas, masuk akal sih karena gas pencernaan yang kelar dalam wujud kentut memang terasa hangat.

Video yang beredar menyarankan agar penumpang yang melewati Thermal Scanner agar dapat menahan kentut, karena sensor inframerah disebut bisa memantau hal itu. Namun sebagian netizen beranggapan video yang beredar adalah fake. Bagaimana menurutmu?

Berikut 2 macam thermal scanner, dikutip dari CNN:

1. Thermal Gun

Thermal gun ini di bandara digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh manusia sebelum turun dari pesawat. Salah satu tanda virus corona adalah demam.

Manusia bisa dikatakan demam ketika suhu tubuh sudah melewati rata-rata suhu tubuh normal, yakni 37,5 derajat. Alat ini berfungsi untuk langsung mendeteksi gejala dan tanda awal virus corona.

2. Thermal Scanner Camera

Thermal scanner ini memiliki kamera yang digunakan untuk mengecek suhu tubuh di seluruh bagian tubuh. Dilansir dari NBC, beberapa bandara menggunakan thermal scanner camera ini digunakan untuk memindai demam tanpa harus menggunakan termometer.

Cara thermal scanner camera adalah seperti kamera biasa. Akan tetapi, kamera ini juga bisa sensitif terhadap panas. Rekaman dari kamera ini muncul di layar video dengan objek yang lebih panas terlihat lebih terang.



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)