Rabu, 05 Feb 2020 18:53 WIB

Pengumuman! Virus Corona Wuhan Akan Segera Punya Nama Resmi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Afghanistan perketat pengawasan di bandara terkait wabah virus corona. Para penumpang yang tiba di bandara mendapat pemeriksaan kesehatan dari petugas bandara. Virus corona yang mewabah di Wuhan hingga kini belum punya nama resmi (Foto: AP Photo/Rahmat Gul)
Jakarta -

Kasusnya sudah mencapai ribuan di 24 negara, bahkan sudah menewaskan ratusan jiwa. Virus corona Wuhan yang tengah jadi perbincangan panas saat ini, rupanya belum punya nama resmi.

Tidak heran bila penyebutan virus ini seringkali tidak konsisten. Banyak yang menyebutnya 'virus corona' saja, padahal virus corona atau coronavirus merupakan sebuah famili virus yang di dalamnya ada MERS (Middle East Respiratory Syndrome) atau flu unta, SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), dan bahkan virus flu yang dikenal dalam keseharian juga termasuk famili coronavirus.

Virus corona yang mewabah di Wuhan, Provinsi Hubei, China, adalah jenis baru yang memang sampai saat ini belum punya nama resmi. Organisasi kesehatan dunia WHO hanya menyebutnya 2019-nCoV atau Novel Coronavirus.

Oleh banyak kalangan, 2019-nCoV bukan nama yang mudah diucapkan. Karenanya, nama resmi yang lebih tepat masih akan didiskusikan oleh para ilmuwan. Jangan kaget kalau nanti namanya berubah lagi.

"Penamaan virus baru kadang sering tertunda dan fokusnya sampai sekarang adalah respons kesehatan masyarakat, yang bisa dipahami," kata Crystal Watson dari Johns Hopkins Center for Health Security, dikutip dari BBC, Rabu (5/2/2020).

Bagaimanapun, penamaan virus baru adalah prioritas. Untuk membedakan dari jenis virus terdahulu, para ilmuwan untuk sementara menandainya dengan kode 'novel' yang artinya 'baru'.

"Nama yang sekarang tidak mudah untuk digunakan dan media maupun masyarakat menggunakan nama lain untuk menyebut virus ini," terang Watson.

Tidak adanya nama resmi memunculkan kekhawatiran. Di antaranya, masyarakat akan membuat nama sendiri yang menyudutkan populasi tertentu, seperti 'Virus China'.

Sekelompok ilmuwan tengah membahas nama yang sesuai dan mudah diucapkan untuk virus corona Wuhan. Diharapkan dalam waktu dekat akan dapat diumumkan.



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)