Kamis, 06 Feb 2020 10:55 WIB

Bayi Baru Lahir Usia 30 Jam Jadi Pasien Termuda Positif Virus Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rumah sakit khusus untuk pasien virus corona telah selesai dibangun di Wuhan, China. Petugas medis pun mulai memindahkan para pasien ke rumah sakit khusus itu Ibu hamil positif virus corona juga menginfeksi bayinya yang baru lahir. (Foto: Xiao Yijiu/Xinhua via AP Photo)
Jakarta -

Virus corona jenis baru atau novel coronavirus (nCoV) diketahui dapat menular melalui kontak dekat atau melalui droplet saat bersin atau batuk. Namun dokter di China mengungkap bahwa virus corona dapat ditularkan dari ibu hamil ke janinnya.

Dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Wuhan menyebut seorang ibu hamil yang terinfeksi nCoV melahirkan bayi pada 2 Februari lalu. Bayi yang baru lahir itu lalu dites 30 jam kemudian dan dikonfirmasi positif virus corona.

Meski bayi baru lahir itu memiliki tanda vital yang stabil dan tidak ada demam atau batuk, ia mengalami sesak napas. Pemeriksaan X-Ray menunjukkan tanda infeksi dan beberapa kelainan pada fungsi hati.

"Ini mengingatkan kita untuk lebih memperhatikan ibu hamil karena mungkin menjadi rute penularan virus," kata kepala dokter rumah sakit tersebut, Zeng Lingkong, dikutip dari Reuters.

Sebelum sang ibu, pengasuh anak mereka juga diketahui positif virus corona. Masih belum diketahui dengan jelas apakah pengasuh yang menularkan ibu kemudian menginfeksi janinnya.

Beruntung hingga kini baik ibu, pengasuh, dan bayi yang terinfeksi tidak dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Wuhan menjadi kota dengan pusat persebaran virus corona terbanyak dan saat ini sudah menyebar ke seluruh dataran China hingga luar negeri. Saat ini, virus corona tercatat telah menginfeksi lebih dari 24 ribu orang dan menewaskan 490 jiwa.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)