Jumat, 07 Feb 2020 15:03 WIB

Arak Bali Dilegalkan, Ini Plus Minus Alkohol untuk Kesehatan

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
DOK ISTIMEWA/ Gubernur Bali I Wayan Koster mengesahkan aturan tata kelola arak Bali Gubernur Bali legalkan arak bali. Foto: DOK. ISTIMEWA- Bali
Jakarta -

Gubernur Bali I Wayan Koster menetapkan arak bali legal untuk dikonsumsi. Hal ini dilakukannya dengan tujuan untuk mendongkrak ekonomi rakyat di Bali.

Keputusan untuk melegalkan arak dan minuman berfermentasi ini dituangkan dalam Peraturan Gubernur No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Koster mengatakan, legalisasi arak Bali itu juga sudah disetujui oleh kementerian Dalam Negeri.

"Saya mengharapkan, dengan telah diatur dalam Pergub maka minuman fermentasi khas Bali ini menjadi kekuatan ekonomi baru kita berbasis kerakyatan dan kearifan lokal Bali," kata Koster seperti dikutip Antara, Rabu (5/2).


Arak merupakan salah satu jenis minuman beralkohol yang diproduksi di kawasan Asia, namun nama Arak sendiri lebih sering digunakan di Indonesia dan Malaysia. Sebagaimana alkohol pada umumnya, arak punya dua sisi bagi kesehatan.

Dikutip dari Mayo Clinic, alkohol dalam takaran wajar bisa memberikan manfaat bagi tubuh, seperti:

1. Bisa mengurangi risiko terkena bahkan meninggal karena penyakit jantung

2. Mengurangi risiko stroke iskemik (peredaran darah ke otak menyempit atau tersumbat)

3. Dapat meminimalisir risiko diabetes

Tapi, mengkonsumsi arak atau alkohol secara berlebihan juga bisa menyebabkan berbagai gangguan serius pada kesehatan, seperti:


Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Fakta WN China yang Positif Virus Corona Usai dari Bali"
[Gambas:Video 20detik]