Senin, 10 Feb 2020 18:30 WIB

Sempat Sakit, WNI di Natuna Masa Karantinanya Tak Diperpanjang

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
WNI yang Dikarantina di Natuna Merasa Lega, Meski Ditolak Warga Setempat Aktivitas di tempat observasi WNI dari Wuhan (Foto: ABC Australia)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan menjelaskan WNI yang dikarantina sempat sakit. Namun berdasarkan pemantauan Kemenkes, sakitnya tidak menunjukkan gejala-gejala yang mengarah pada infeksi 2019-nCoV. Apakah WNI yang sempat sakit akan memperpanjang masa karantina?

Menanggapi hal ini, dr Achmad Yurianto, Sekretaris Direktorat Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menjelaskan tidak akan ada penambahan masa waktu karantina, karena sakitnya tidak mengarah pada 2019-nCoV.

"Memang ada beberapa keluhan beberapa hari lalu, tapi tidak berkaitan dengan hal itu. Beberapa muncul gatal-gatal. Mereka itu gatal-gatal, tidak ada karantina gatal-gatal," jelasnya saat ditemui di Gd Adhyatma Ruang Naranta Pers, Senin (10/2/2020).

Ia juga menyampaikan sudah mempersiapkan kepulangan 238 WNI yang dikarantina di Natuna, mulai dari persiapan jadwal dan akses menuju ke Natuna.

"Kita mulai hari ini sudah mulai berkoordinasi untuk menyiapkan kepulangan mereka, banyak opsi yang sudah kita pikirkan. Karena kita tahu dari dan ke Natuna sangat terbatas, akan kita jadwalkan untuk antar mereka ke Jakarta", pungkasnya.



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)