Selasa, 11 Feb 2020 09:53 WIB

Daftar 64 'Suspek' Virus Corona di Indonesia, 62 di Antaranya Negatif

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Padatnya aktivitas warga di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, membuat PT KCI melakukan sosialisasi terkait virus corona. Hingga saat ini belum ada satupun kasus positif virus corona Wuhan di Indonesia (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) RI merilis data terbaru hasil pemeriksaan pasien dalam pengawasan. Diketahui hingga saat ini hampir seluruh tes pemeriksaan dinyatakan negatif.

Data terbaru hasil pemeriksaan pasien dalam pengawasan novel coronavirus per 10 februari 2020, di pukul 6 sore menunjukkan sebanyak 62 dari 64 uji spesimen hasilnya negatif novel coronavirus.

Kasus dalam pengawasan tersebar di 16 provinsi seperti berikut:

- DKI Jakarta (14)
- Bali (11)
- Jawa Tengah (7)
- Jawa Barat (6)
- Jawa Timur (6)
- Banten (4)
- Sulawesi Utara (4)
- Jogya (3)
- Kalimantan Timur (2)
- Jambi (1)
- Papua Barat (1)
- NTB (1)
- Kepri (1)
- Bengkulu (1)
- Kalbar (1)
- Sultra (1)

Sejak Januari lalu, Indonesia sudah memiliki alat baru untuk mendeteksi novel coronavirus. Alat tersebut adalah Polymerase Chain Reaction (PCR), alat ini bisa langsung mendeteksi novel coronavirus selama satu hari.

"Mengapa harus dengan PCR? Karena kita harus yakin bahwa itu benar 2019-nCoV. Harus confirm secara genetik," kata Kepala Badan Litbangkes Kemenkes RI, dr Siswanto, MPH, DTM, saat ditemui di Ruang Rajawali Gedung Layanan Publik Badan Litbangkes, Selasa (11/2/2020).



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)