Rabu, 12 Feb 2020 05:50 WIB

Round Up

Bahaya Penyalahgunaan Tramadol dan Riklona yang Menjerat Lucinta Luna

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Lucinta Luna saat ditemui di studio Trans TV. Lucinta Luna diamankan bersama obat terlarang jenis ekstasi, tramadol, dan riklona. (Foto: Ismail/detikFoto)
Jakarta -

Aktris cantik Lucinta Luna ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Polisi menyita sejumlah obat terlarang, yakni ekstasi, tramadol, dan riklona.

Hasil tes urine menunjukkan Lucinta Luna positif menggunakan benzodiazephine. Salah satu obat yang diamankan bersamanya, Riklona, merupakan merek dagang untuk obat clonazepam yang termasuk obat penenang golongan benzodiazepine.

Penyalahgunaan benzodiazepine secara umum memicu euforia sekaligus hilangnya perasaan cemas dan gelisah. Meski tidak ditujukan untuk insomnia, obat ini kerap disalahgunakan untuk mengatasi gangguan tidur.

Beberapa pemakai benzodiazepine juga mengalami halusinasi. Karena bekerja menekan sistem saraf pusat, efek samping pada fungsi jantung dan pernapasan juga bisa memicu koma atau bahkan kematian.

Tanda-tanda penyalagunaan seperti dikutip dari drugabuse antara lain:

- Selalu merasa butuh pakai obat sepanjang hari
- Bergerak lebih pelan dari biasa
- Susah fokus dan mengingat sesuatu
- Tidak bisa mengurangi pemakaian obat.

Obat lain yang turut diamankan dari Lucinta Luna dan rekan-rekannya adalah Tramadol. Obat ini merupakan pereda nyeri golongan opioid yang juga cukup populer di kalangan pemakai narkoba.

Penyalahgunaan tramadol bisa meningkatkan kadar serotonin dan norepinefrin di otak. Efeknya adalah rileks dan gembira, dan pada takaran tertentu bisa memicu kejang serta depresi pernapasan.

Obat ini juga bekerja di susunan saraf pusat sehingga berisiko mengganggu fungsi jantung dan pernapasan. Overdosis fatal bisa berakibat pada kematian.



Simak Video "Dipakai Lucinta Luna, Bolehkah Tramadol dan Riklona Dikonsumsi?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)