Kamis, 13 Feb 2020 07:00 WIB

Benarkah Flu Biasa Lebih Mematikan dari Virus Corona COVID-19?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Wabah virus Corona dari China memang cukup membuat warga di seluruh penjuru dunia harus bersiap siaga. Pasalnya, hingga kini ratusan korban jiwa telah menjadi korbannya. Influenza juga tak kalah mematikan (Foto: AP Photo)
Topik Hangat Penyakit Baru COVID-19
Jakarta -

Virus corona baru COVID-19 dilaporkan sudah memakan korban lebih dari 1.000 orang. Di sisi lain, flu atau influenza juga menjadi perhatian karena angka kematiannya tidak kalah tinggi.

Diperkirakan flu menyerang sekitar 19 juta orang, 180.000 dirawat di rumah sakit, 10.000 di antaranya meninggal dunia, tiap tahun. Demikian data dari Centers for Disease Control (CDC) di Amerika Serikat.

Prof David H Muljono, dr, SpPD, FINASIM, PhD, peneliti senior LBM Eijkman, menjelaskan perbandingan tingkat bahaya antara virus corona jenis baru yaitu COVID-19 dengan flu biasa.

"Kalau soal bahayanya, itu tergantung pada berapa jumlah inokulasi (masuknya virus). Lalu sempat nggak dia kena, berkembangnya bagaimana cepatnya," katanya saat ditemui di Auditorium Sitoplasma, Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Menurutnya, seberapa bahaya virus yang menyebar dihadapkan pada pencegahan yang dilakukan masing-masing orang. Jika kita cenderung menjauhi virus dengan melakukan proteksi diri yang cukup, maka penyebarannya pun tidak akan semakin meluas.

Diberitakan sebelumnya, menurut CDC gejala-gejala flu yang umum adalah demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit otot, sakit kepala, pilek atau hidung tersumbat, kelelahan dan bahkan hingga muntah atau diare, gejala flu sering muncul tiba-tiba. Kebanyakan orang yang terkena flu akan sembuh dalam waktu kurang dari dua minggu, tapi pada beberapa orang, flu juga bisa menyebabkan komplikasi, termasuk pneumonia.

Sedangkan virus corona memiliki gejala seperti demam, batuk, dan sesak napas. Namun menurut World Health Organization (WHO), kedua virus ini memiliki gejala yang hampir sama. Hal ini membuat sulit untuk membedakan kedua virus tersebut hanya berdasarkan gejalanya saja.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)
Topik Hangat Penyakit Baru COVID-19