Kamis, 20 Feb 2020 14:41 WIB

Dua Opsi Penjemputan WNI ABK Diamond Princess di Jepang

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Penampakan KRI Dr Soeharso yang akan menjemput ABK WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess Penampakan KRI Dr Soeharso di Dermaga Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth)
Jakarta -

Pemerintah berencana memulangkan 74 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di kapal pesiar Diamond Princess, yang dikarantina di Yokohama, Jepang. Ada dua opsi evakuasi yang akan dilakukan.

"Opsi pertama akan dijemput dengan kapal rumah sakit dr Soeharso. Sudah kita hitung kemungkinan kelemahan dan keuntungannya," sebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, di Kantor Kemenko PMK, Kamis (20/2/2020).

Kapal Rumah Sakit TNI-AL dr Soeharso merupakan salah satu rumah sakit andalan yang pernah digunakan untuk membantu korban kerusuhan di Wamena, Papua dan evakuasi korban gempa di Palu.

Bagian dalam KRI Dr Soeharso.Bagian dalam KRI Dr Soeharso. Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth

Rencana ke dua adalah melalui jalur udara yang juga telah diperhitungkan untung dan ruginya.

"Ada beberapa pilihan dan opsinya masih akan kita konsultasikan dengan bapak Presiden," sebutnya.

Sebelumnya, tercatat WNI yang berada di kapal Diamond Princess berjumlah 78 orang. Empat di antaranya positif virus corona COVID-19 sehingga tidak ikut dipulangkan.

"Kalau yang positif tidak di evakuasi, sudah di rawat di rumah sakit di darat," pungkasnya.



Simak Video "WHO Laporkan Penambahan Kasus Tertinggi Sejak Wabah Corona Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)