Sabtu, 22 Feb 2020 10:16 WIB

Krisis di Korsel, Angka Infeksi Virus Corona Jadi 340 Kasus

Firdaus Anwar - detikHealth
Wabah virus corona turut membuat kota Daegu di Korea Selatan menjadi sepi. Berbagai aktivitas di kota itu pun dihentikan untuk sementara waktu. Aktivitas di kota Daegu dihentikan sementara waktu. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Wabah virus corona (COVID-19) hingga saat ini terus meluas dengan China jadi negara yang paling terdampak. Laporan terakir menyebut sudah lebih dari 77 ribu kasus virus corona terkonfirmasi dan sekitar 2.300 di antaranya meninggal dunia.

Terkait hal tersebut belakangan Korea Selatan (Korsel) mulai jadi perhatian karena menunjukkan peningkatan kasus yang mengkhawatirkan. Dikutip dari CNN, dalam beberapa hari Korsel melaporkan lebih dari 140 kasus baru membuat total ada 340 jumlah kasus yang terkonfirmasi di negara tersebut.

CNN menyebut krisis virus corona di Korea Selatan melibatkan komunitas religius di kota Daegu. Seorang jemaat wanita berusia 62 tahun menjadi super spreader, menyebarkan virus ke puluhan jemaat lain saat menghadiri kebaktian gereja.

Meresponsnya pemerintah setempat menerapkan kebijakan khusus menutup tempat-tempat publik dan membuka 'zona perawatan khusus'.

"Pemerintah selama ini hanya fokus pada penanggulangan infeksi yang datang dari luar negeri. Mulai sekarang, pemerintah akan lebih memprioritaskan mencegah penyebaran virus secara lokal," kata Perdana Menteri Chung Sye-Kyun seperti dikutip dari BBC.



Simak Video "Kasus Corona Melonjak, Sekolah-Museum di Korea Selatan Ditutup Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)