Minggu, 23 Feb 2020 10:00 WIB

Terpopuler: Beragam Spekulasi Viral Penyebab Ashraf Sinclair Meninggal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
momen manis BCL dan Ashraf Sinclair Beragam spekulasi penyebab meninggalnya Ashraf Sinclair. (Foto: Instagram @bclsinclair)
Jakarta -

Pekan ini didominasi kabar meninggalnya Ashraf Sinclair, aktor sekaligus suami dari Bunga Citra Lestari. Dugaan kuat, Ashraf meninggal dunia akibat serangan jantung.

Namun di samping itu, beredar pesan berantai di Whatsapp grup dan media sosial soal spekulasi meninggalnya Ashraf, mulai dari GERD atau nyeri lambung, hingga Angina yang biasa dikenal sebagai angin duduk oleh orang awam.

"Suami BCL katanya meninggal karena serangan jantung, dalam usia 40 tahun. Ada teman dokter yang bilang kemungkinan karene GERD yang menekan jantung hingga tidak berfungsi," tulis pesan viral tersebut.

Menanggapi, spesialis jantung dari RS Siloam Karawaci menyebut GERD atau Gastro Esofagial Reflux Disease tidak memiliki hubungan dengan terjadinya serangan jantung. Hal yang mungkin terjadi adalah serangan jantung yang mengenai bagian bawah membuat pengidapnya merasakan nyeri ulu hati yang mirip dengan GERD.

"GERD tidak menyebabkan serangan jantun apalagi menekan jantung hingga tidak berfungsi," katanya kepada detikcom.

Tak lama setelah itu, muncul lagi narasi pesan berantai yang mengaitkan angin duduk dan kematian Ashraf Sinclair juga mendiang penyanyi Mike Mohede. Dalam pesan tersebut tertulis nama dokter yang saat dikonfirmasi menyebut kabar itu adalah hoax.

"Sudah dikonfirmasi ke dokter yang bersangkutan, ini hoax ya mbak. Kesian masyarakat banyak dapat hoax," tutur Diana Santi, Humas RS Pusat Pertamina.

Diwawancara terpisah, spesialis jantung dr Ayuthia Putri Sedyawan, SpJP mengatakan tidak ada istilah angin duduk di medis. Perasaan sesak napas, dada berat seperti ditindih disertai dengan keringat membasahi baju atau mual adalah beberapa gejala dari serangan jantung.

Kerap disebut angin duduk karena pengidapnya merasakan gejala seperti masuk angin dan muntah akibat rasa sakit di dada. Angina pectoris adalah serangan rasa sakit mendadak di dada yang mirip dengan serangan jantung dan sering menyebabkan kematian mendadak.

"Angina pektoris itu adalah nyeri dada yang disebabkan berkurangnya suplai oksigen ke otot jantung oleh karena adanya penyumbatan di satu atau lebih pembuluh darah koroner," terang dr Ayu.



Simak Video " Aktif Olahraga, Ashraf Sinclair Kantongi Sertifikat Pelatih Crossfit"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)